5 Kuliner Enak Wajib Diburu saat Liburan ke Solo

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 21 Januari 2017 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 20 298 1596758 5-kuliner-enak-wajib-diburu-saat-liburan-ke-solo-heEslVJR33.jpg Gudeg ceker ibu Raos (Foto:Wisatakulinerjogja)

SELAIN mengkesplorasi objek-objek wisata yang unik dan menarik, kegiatan traveling belum lengkap rasanya jika belum mencicipi kuliner khas lokal. Apalagi Indonesia dianugerahi ribuan makanan tradisional yang lezat dan menggugah selera.

Nah, jika akhir pekan ini Anda berencana berlibur ke Solo, berikut 5 kuliner tradisional yang wajib Anda cicipi, seperti dikutip dari Pesona Jawa, Sabtu (21/1/2017).

Selat solo

 

(Olivevania)

Hidangan ini mengadopsi salad ala Belanda, para koki keraton kemudian meracik ulang menu ini yang disesuaikan dengan bahan-bahan maupun selera lokal. Selat solo biasanya terdiri dari potongan buncis, wortel, kentang, dan daging sapi yang disiram kuah semur dan dihidangkan dengan mayones.

Tengkleng

 

 (Wikipedia)

Karena dulu sulit untuk menikmati daging kambing, akhirnya warga Solo memasak tulang kambing dengan harapan untuk menikmati kaldunya. Dari sinilah kemudian sop ini menjadi makanan yang wajib dicoba di Solo.

Nasi liwet

 

 (Batikculinary)

Para pencinta kuliner nusantara pastinya sudah familiar dengan nasi liwet. Kuliner ini terbuat dari beras yang dimasak dengan kaldu ayam sehingga nasi terasa gurih dan beraroma lezat. Nasi kemudian disajikan dalam pincuk daun pisang lalu diberikan lauk berupa sayur labu siam yang dimasak pedas, telur pindang, suwiran daging ayam, dan kumut (santan yang dikentalkan).

Gudeg cuker

Bila Anda kelaparan tengah malam dan masih memiliki sisa kesabaran, cobalah mengantre nasi gudeg dengan potongan kaki ayam (ceker) yang dimasak dalam kuah santan hingga terasa gurih dan lembut.

Serabi notosuman

 

 (Okezone)

Hidangan terakhir adalah serabi notosuman. Kuliner bercitarasa manis ini biasanya dijadikan oleh-oleh khas Solo yang sudah terkenal akan kelezatannya. Serabi notosuman diolah menggunakan santan, gula, dan daun pandan. Kemudian dimasak di atas arang menggunakan tungku tanah liat. Keunikan serabi ini terletak pada cara menyantapnya tanpa menggunakan kuah.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini