nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wisatawan Kaya Raya di Paris Akan Dijaga Lebih Banyak Pasukan Militer

Erika Kurnia, Jurnalis · Rabu 25 Januari 2017 18:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 01 25 406 1600558 wisatawan-kaya-raya-di-paris-akan-dijaga-lebih-banyak-pasukan-militer-SxiWlXuHhE.jpg Ilustrasi Keamanan Kota Paris, Prancis (foto: AFP Or Licensors/Alain Jocard)

PARIS kini mulai memberlakukan keamanan tambahan untuk menjaga keamanan orang-orang kaya dan terkenal yang melancong di kota tersebut. Contohnya selama Haute Couture Fashion Week yang sering menjadi target perampokan.

Alat pemindai tubuh dan pemeriksa identitas tambahan akan berada di lokasi acara-acara mewah yang berlangsung di Ibu Kota Prancis pekan ini. Personel militer bersenjata juga telah ditempatkan di beberapa monumen populer, termasuk Grand Palais, di mana banyak acara dari rumah mode berlangsung.

Ini adalah bagian dari Operasi Sentinelle yang diperlakukan sebulan setelah sosialita Kim Kardashian Barat ditodong senjata oleh pencuri sebelum menggasak perhiasan senilai 8,6 juta poundsterling. Enam minggu kemudian, giliran aktris Bollywood Mallika Sherawat dilaporkan diserang di apartemennya dalam pencurian yang gagal.

Sementara pada November lalu, dua saudara Qatar menjadi sasaran tiga perampok ketika sedang disupiri dengan Bentley dalam perjalanan ke bandara.

Sektor belanja mewah adalah bisnis besar yang diperkirakan mendapat keuntungan dari 10.000.000.000 Euro yang dihabiskan setiap tahun, menurut Bain & Company, hampir dua pertiganya disumbang oleh wisatawan asing.

"Paris adalah tujuan wisata pertama di dunia. Insiden terkadang membuat berita utama, misalnya tentang Kim Kardashian, tapi tindakan ini sangat langka dan ada di semua kota di dunia," kata Fran├žois Martins, wakil wali kota yang bertanggung jawab atas pariwisata Paris.

Dia menambahkan bahwa statistik polisi menunjukkan bahwa pencurian telah menurun 11 persen selama 2013-2016, dan perampokan dengan kekerasan 28 persen. "Oleh karena itu, Paris hari ini lebih aman daripada tiga tahun yang lalu, dan juga lebih aman daripada kebanyakan kota-kota besar lainnya," katanya seperti dilansir Telegraph, Rabu (25/1/2017).

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini