Santap Sup Sirip Hiu saat Imlek, Bukan Keharusan Lho!

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Kamis 26 Januari 2017 21:06 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 26 298 1602125 santap-sup-sirip-hiu-saat-imlek-bukan-keharusan-lho-8kgsnhZNMD.jpg Sup sirip hiu (Foto: The Georgia Straight)

HAMPIR setiap kali Imlek datang, ada satu makanan yang terus menjadi perbincangan sekaligus perdebatan hangat, sup sirip hiu. Makanan turun-temurun ini menuai banyak protes dari masyarakat karena menggunakan bagian tubuh hewan yang dilindungi.

Banyak orang menyangka menghadirkan sup sirip hiu saat momen pergantian tahun China adalah satu keharusan padahal sama sekali bukan. Hal ini dengan tegas ditepis Aji 'Chen' Bromokusumo, seorang pakar budaya dan kuliner dari Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia.

"Sirip hiu bukanlah suatu keharusan sama sekali sebagai ucapan rasa syukur," kata Aji belum lama ini.

Pria ini juga menambahkan sup sirip hiu bukan hidangan wajib saat Imlek. Menurutnya, hidangan Imlek harus mewakili tiga unsur, yakni udara, darat dan air. Dari unsur air bisa diwakili dengan ikan tetapi tidak wajib pada satu jenis ikan tertentu.

"Unsur dari air bisa diwakili ikan jadi tidak harus sirip hiu, bisa diganti dengan bandeng yang justru filosofinya lebih baik dan bisa dihadirkan utuh untuk menunjukkan rasa syukur dan harapan untuk kelancaran di masa depan," lanjut Aji.

Meski berdarah Tionghoa, dengan tegas Aji mengatakan dan menyatakan dirinya termasuk yang mendukung Imlek sanpa sajian sup sirip hiu. “Saya sepakati Imlek bebas hiu,” tegasnya menutup perbincangan.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini