nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gedung Sapta Pesona Akan Jadi Destinasi Festival di Jakarta

Erika Kurnia, Jurnalis · Jum'at 27 Januari 2017 18:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 01 27 406 1602717 gedung-sapta-pesona-akan-jadi-destinasi-festival-di-jakarta-kTqXAqRqZu.jpg Gedung Sapta Pesona (Foto: Wikimedia)

ETALASE keberagaman Indonesia di Jakarta tidak hanya akan ada di Taman Mini Indonesia Indah saja. Gedung Sapta Pesona juga akan dikembangkan menjadi destinasi baru yang menampilkan beragam festival dari seluruh daerah di nusantara.

Gedung Sapta Pesona, yang merupakan kantor Kementerian Pariwisata RI, akan dibuka bagi semua daerah untuk menampilkan berbagai kegiatan budaya atau promosi pariwisata. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya.

“Jadi kami ingin gedung ini jadi destinasi festival di Jakarta yang menampilkan beragam bentuk festival dari 34 provinsi. Setiap minggu akan ada Indonesia Festival Week oleh setiap provinsi, yang bisa disesuaikan, dengan hari ulang tahun daerah dan sebagainya,” kata Menpar Arief, di Gedung Sapta Pesona, Jalan Merdeka Barat Jakarta Pusat, belum lama ini.

Menurutnya, festival yang bersifat promosi kebudayaan oleh dinas pariwisata daerah akan lebih baik jika diluncurkan di Jakarta. Hal ini karena Jakarta adalah pasar pariwisata yang cukup besar, sekaligus daerah yang memiliki dukungan media yang besar.

“Jakarta memiliki purchasing power dibanding di daerah untuk promosi wisata nusantara. Jakarta juga menjadi rumah banyak diaspora dari berbagai daerah, jadi kalau kangen budaya di kampung halaman bisa datang ke sini untuk menonton pertunjukkan budaya,” ujarnya.

Langkah ini telah dimulai Kemenpar dengan mengadakan “Festival Indonesia Festival” atau “Fest in Fest” pada 26-29 Januari di Gedung Sapta Pesona. Acara tersebut diisi dengan festival budaya, forum diskusi, seminar, mini karnaval, dan lain-lain.

“Untuk mendukung ini kami membuat tim khusus untuk festival. Kami akan terus belajar bagaimana membuat festival dengan standar dunia, dan ‘Calendar of Event’ Nasional seperti yang sudah dimiliki beberapa provinsi dan sudah bagus,” pungkasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini