Model Kulit Hitam Warnai Iklan Teranyar Gucci

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 30 Januari 2017 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 30 194 1604621 model-kulit-hitam-warnai-iklan-teranyar-gucci-9YGeTXfBIA.jpg Model kulit hitam Gucci (Foto: Yahoo)

KEBERAGAMAN atau diversity di industri fesyen dunia yang ramai digalakkan selama beberapa tahun terakhir, tampaknya semakin hari semakin bisa terlihat lebih jelas.

Kini industri dunia fesyen global terutama modeling, bukan lagi semata milik model Kaukasian yang berkulit putih mulus dengan tubuh super langsing. Kini model dengan bentuk tubuh yang lebih bervolume, sampai model-model berkulit hitam pun bisa muncul di berbagai panggung runaway pagelaran busana dunia, hingga iklan kampanye para rumah mode mewah dunia.

Gucci salah satunya, rumah mode kenamaan asal Italia ini mengawali koleksi musim 2017 ini dengan menunjukkan keberagaman dalam iklan kampanyenya. Melalui sembilan buah video klip yang diunggah Gucci ke dalam akun Instagram resminya, terlihat jelas bahwa model yang diaudisi oleh Gucci tersebut kesemuanya adalah para model wanita dan pria berkulit hitam.

A video posted by Gucci (@gucci) on


Dalam video dengan keterangan bertuliskan Gucci Pre-Fall 2017 tersebut, seperti dilansir Yahoo, Senin (30/1/2017) walau kesembilan model kulit hitam tersebut tidak tampak mengenakan outfit dari Gucci. Namun sepertinya kesembilan model gabungan pria dan wanita tersebut lah, yang menjadi pilihan final audisi model kulit hitam untuk iklan kampanye teranyar Gucci.

Disebutkan bahwa proses audisi model untuk Gucci ini sendiri, digelar oleh agensi berbasis di New York yakni Midland Agency yang memang spesialiasi dalam aspek street casting. Midland lah agensi dibalik para model yang bekerja untuk label-label seperi Hood by Air, Latta, dan Eckhaus.

Gucci sendiri sejauh ini belum merilis info keterangan lebih detail lagi soal iklan kampanye koleksi Pre-Fall 2017 tersebut. Namun iklan kampanye ini diprediksikan akan jauh lebih menarik, karena label premium sebesar Gucci saja sudah tidak sungkan untuk menampilkan “diversity” untuk dunia fesyen internasional.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini