nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seperti Ini Ereksi Normal yang Bikin Pria Klimaks Bercinta

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Senin 30 Januari 2017 15:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 01 30 481 1604685 seperti-ini-ereksi-normal-yang-bikin-pria-klimaks-bercinta-psppeGMZ4t.jpg Ilustrasi (Foto: Hellosehat)

SETIAP pria ingin selalu mendapatkan ereksi normal dan sehat ketika berhubungan intim dengan pasangannya. Lantas, bagaimana bisa mendapatkan itu semua?

Mr P dikatakan sehat saat menghasilkan ereksi yang normal akibat adanya rangsangan. Ini yang dimaksud adalah rangsangan motorik, serta nonmotorik. Rangsangan motorik yang dimaksud berupa sentuhan, masturbasi, ciuman, bisa juga dengan pelukan.

Sedangkan yang nonmotorik adalah rangsangan yang didapatkan ketika pria berfantasi atau melihat sesuatu yang dapat menaikkan birahi seksualnya. Bagaimana jika setelah menerima rangsangan, Mr P tidak ereksi? Bisa jadi, Mr P ada mengalami disfungsi atau suatu penyakit.

Bagaimana ereksi Mr P dikatakan normal?

Ereksi yang normal adalah keadaan di mana Mr P membesar lalu mengeras. Seberapa keras ereksi tersebut jarang diperhatikan. Tetapi jika ereksi terganggu atau terjadi disfungsi ereksi, maka ukuran ereksi menjadi sangat penting artinya. Adapun tanda-tanda dari ereksi yang normal, penuh, dan keras adalah sebagai berikut:

1. Mr P akan ereksi setiap pagi

Dilansir IFL Science, semua pria dengan kondisi Mr P normal dan tidak mengalami disfungsi ereksi akan mengalami ereksi selama tidur dan biasanya umum terjadi antara tiga sampai lima kali. Meski dalam beberapa tahun belakangan ada beberapa teori yang menjelaskan tentang ereksi di pagi hari, tapi apa yang menjadi penyebabnya masih tetap belum jelas. Ereksi di pagi hari merupakan pertanda bahwa hormon seks testosteron yang dikeluarkan di malam hari masih tersisa di pagi hari. Tak heran bila ereksi ini tidak perlu didahului dengan perangsangan dan nafsu birahi.

2. Bila Mr P dipegang akan membesar lalu terasa keras

Penis terbentuk oleh ruang-ruang yang membesar ketika terisi oleh darah. Ruang-ruang darah berada dalam jaringan ereksi, yang dikenal sebagai corpora cavernosa. Ketika Anda meregangkan penis, itu berarti Anda meregangkan seluruh bagian dari penis Anda, termasuk area yang terisi oleh darah. Keadaan tersebut adalah normal adanya pada Mr P yang ereksi.

3. Mr P tidak bisa ditekuk karena akan berdiri dengan tegak

Ereksi yang penuh menyebabkan penis berdiri tegak ke depan atau ke atas dengan seluruh permukaan menjadi keras seperti tongkat atau batang yang tidak bisa dibengkokkan. Kondisi ini disebut ereksi normal. Di mana ukuran yang mengalami ereksi penuh berarti Mr P tidak bisa dibengkokkan atau ditekuk.

Beberapa faktor pendukung ereksi

Ada beberapa faktor lain yang menyebabkan Mr P menjadi ereksi. Secara normal, Mr P akan membesar dan mengeras pada keadaan-keadaan tertentu seperti ereksi yang terjadi pada pagi hari, ereksi yang muncul karena adanya rangsangan yang bersifat stimulasi psikoseksual, dan stimulasi fisik seperti saat melakukan onani atau masturbasi, ereksi saat kencan dengan pasangan atau terjadi aktivitas seksual, dan ereksi saat membaca atau menonton.

Yang harus dilakukan agar ereksi Mr P tetap sehat dan normal

• Tidur cukup selama kurang lebih delapan jam per hari.

• Pilih makanan yang tidak mengandung kolesterol

• Olahraga untuk menjaga kebugaran, badan yang bugar akan berdampak pada ereksi yang sehat

• Istirahat cukup, kelelahan memicu Mr P tidak berfungsi maksimal

• Hindari alkohol dan rokok yang akan menyebabkan impotensi dan gangguan ereksi, dilansir hellosehat.com.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini