nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belajar dari Istri Indra Bekti, Simak Bahaya Infeksi Saluran Kemih bagi Ibu Hamil

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Kamis 02 Februari 2017 12:59 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 02 02 481 1607503 belajar-dari-istri-indra-bekti-simak-bahaya-infeksi-saluran-kemih-bagi-ibu-hamil-2EhPgVRFFv.jpg Indra Bekti dan Aldila Jelita (Foto: Okezone)

KABAR mengejutkan datang dari Indra Bekti dan Aldilla Jelita. Pada 31 Januari 2017, Indra dan Dilla, sapaan akrab, kehilangan anak ketiga mereka yang berusia 5 bulan kandungan. Si kecil sempat diberi nama Kenward Athar Indrabekti.

Diketahui Dilla mengalami infeksi saluran kemih dan berdampak pada bayi yang tengah di kandungnya. Dokter menyarankan untuk melahirkan Kenward. Sayangnya, bakteri infeksi sudah memengaruhi tubuh Kenward. Tuhan berkendak lain, si kecil meninggal setelah 20 menit kelahirannya.

Melihat kasus istri Indra Bekti yang terkena infeksi saluran kemih, ini saatnya para ibu hamil mengetahui informasi penting seputar penyakit ini.

Menurut peneliti John Dalzell, MD, dalam studi Urinary Tract Infections during Pregnancy, sekira 8 persen wanita menderita infeksi saluran kemih (ISK) selama kehamilan.

Kehamilan meningkatkan kemungkinan terjadinya Infeksi Saluran Kemih karena peningkatan volume kandung kemih dan penurunan bentuk yang mampu menampung urin dalam kandung kemih. Inilah yang menyebabkan pertumbuhan bakteri.

Indeksi saluran kemih selama kehamilan menyebabkan komplikasi serius pada ibu dan janin. Bakteriusia asimtomatik, terjadi pada 6-10 persen wanita hamil. Biasanya infeksi ini sulit terdeteksi sampai adanya keluhan dari pasien.

Menurut Marjorie Greenfield, MD, ahli obstetri dan ginekolog, mengatakan bahwa infeksi saluran kemih pada wanita hamil menyebabkan persalinan prematur. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri streptokokus kelompok B yang menyebabkan ketuban pecah lebih awal.

Delzell mengatakan, bakteri ini mencetuskan 5 persen infeksi saluran kemih dalam kehamilan. Untuk menyembuhkannya memang diperlukan pengobatan antibiotik sesegera mungkin.

Bila gejala berlanjut, infeksi dapat berkomplikasi sebagai pielonefritis. Kondisi ini terjadi ketika Infeksi mulai memengaruhi kandung kemih dan ginjal bumil. Sekira 50 persen wanita dengan ISK mengembangkan pielonefritis. Tahapan ini ditandai dengan demam, nyeri pinggang, dan menggigil.

Bahaya infeksi saluran kemih ini bisa berdampak pada janin. Ketika ibu memiliki infeksi saluran kemih dan tidak diobati, akan menghambat pertumbuhan si kecil dalam janin. Bahkan, bayi bisa mengalami pneumonia atau terinfeksi bakteri streptokokus kelompok B ketika ia lahir.

Agar ibu hamil terhindari dari bahaya infeksi saluran kemih, cobalah minum air putih delapan gelas setiap hari. Jangan menahan buang air kecil, terutama sebelum dan sesudah berhubungan seks. Demikian dilansir dari Livestrong, Kamis (2/2/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini