Kemenkes Targetkan 5 Penyebaran Dokter Spesialis ke Daerah Awal Maret 2017

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Jum'at 03 Februari 2017 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 03 481 1608536 kemenkes-targetkan-5-penyebaran-dokter-spesialis-ke-daerah-awal-maret-2017-9rimHIx9yK.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PENYEBARAN dokter di Indonesia belum merata. Sementara permintaan pasien karena beberapa penyakit tertentu membutuhkan peran spesialis.

Melihat ini, Kementerian Kesehatan Indonesia untuk melakukan pemerataan dalam program Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS). Hal ini dikatakan oleh drg Usman Sumantri, Kepala Badan PPSDM Kesehatan.

"Wajib kerja dokter spesiais diinisiasi oleh kolegium. Karena dokter spesialis masih terkumpul di Jakarta, Yogyakarta, Bali, Sulawesi Utara," ungkap Usman di Gedung Kemenkes, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2017).

Berdasarkan data dari Konsil Kedokteran Indonesia pada 31 Desember 2015, pemerataan dokter spesialis yang paling minim berada di Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Maluku Utara, serta Nusa Tenggara Barat.

Hal ini juga mendukung perubahan paradigma sehat, serta penguatan pelayanan kesehatan. Termasuk dari segi akses, peningkatan mutu, sarana dan pra sarana di daerah-daerah terpencil.

"Sebenarnya kita punya Perpres yang baru rilis pada 12 Januari (Perpres no 4 Tahun 2017), untuk wajib penempatan dokter spesialis untuk lima spesialis dulu," kata Usman lagi.

Lima dokter spesialis yang akan ditempatkan di antaranya spesialis obstetri dan ginekologi (30 orang), spesialis anak (4 orang), spesialis penyakit dalam (34 orang), spesialis bedah (41 orang), serta spesialis anastesiologi dan terapi (18 orang). Mereka menargetkan lulusan spesialis angkatan pertama tahun 2017 untuk segera ditempatkan di daerah.

Penugasan ini ditargetkan 1.000-1.250 dokter spesialis. Terdapat 90 rumah sakit telah siap menjadi lokasi penempatan WKDS. Para dokter speslialis yang mengikuti program ini secara mandiri dipekerjakan selama satu tahun. Sementara lulusan spesialis dari jalur beasiswa akan ditempatkan berdasarkan peraturan yang ada.

"Nanti Maret awal akan udah bisa kita tempatkan," tukasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini