nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun, Kenali 5 Faktor Risikonya

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Kamis 09 Februari 2017 10:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 02 09 481 1613361 wanita-lebih-rentan-terkena-penyakit-autoimun-kenali-5-faktor-risikonya-RC93d5Qhzp.jpg Ilustrasi (Foto: Dailymail)

SISTEM kekebalan tubuh manjadi benteng untuk melawan kuman dan infeksi. Namun, "prajurit" ini mulai keliru memilih mana yang baik dan musuh bagi tubuh. Ketika sistem pertahanan keliru menyerang sel-sel sehat dalam tubuh, seseorang bisa menderita penyakit autoimun.

Sebuah survei dari American Autoimmune Related Diseases Association (AARDA) menemukan, kebanyakan pasien berhadapan dengan 5 dokter yang berbeda dalam rentang waktu 5 tahun untuk menelaah apa yang terjadi pada dirinya. Anda perlu mengetahui faktor risiko utama untuk membantu diagnosis dan pengobatan dari autoimun ini lebih cepat.

Mengutip laman Prevention, Kamis (9/2/2017), simak 5 faktor risiko penyakit autoimun, apakah Anda salah satunya yang berpotensi?

Riwayat keluarga

Beberapa penyakit, seperti lupus dan multiple sclerosis, cenderung bisa menurun secara genetik. Dalam kasus berbeda, Anda juga lebih mungkin mengembangkan penyakit autoimun lainnya. Misalnya bila ibu kandung memiliki penyakit Graves, mungkin Anda tidak mendapatkannya, tetapi Anda lebih mungkin terkena rheumatoid arthritis.

Pasangan Anda menderita celiac

Sebuah studi pada 2015 menyebutkan, menikah dengan seseorang yang memiliki penyakit celiac, meningkatkan peluang Anda untuk mengembangkan kondisi autoimun lain. Penyakit tersebut di antaranya Crohn, rheumatoid arthritis, atau lupus.

Bila Anda seorang wanita

Secara umum, penyakit autoimun menyerang wanita 3 kali lebih sering dibandingkan pria. Sebagai contoh, wanita 9 kali lebih mungkin dibandingkan pria untuk mendapatkan lupus dan 2 kali lebih mungkin mengalami rheumatoid arthritis. Pasalnya, banyak wanita mengalami gejala saat atau setelah masa kehamilan. Fluktuasi hormon bisa menjadi penyebabnya.

Keturunan etnis tertentu

Wanita yang memiliki keturunan Afrika-Amerika, Latino, Asia, atau Amerika asli memiliki peluang tiga kali lipat mengembangkan lupus. Pasalnya, orang Kaukasia cenderung mengembangkan gejala ini pada usia dini.

Anda sudah memiliki kondisi ini

Bila Anda memiliki kondisi autoimun, Anda lebih mungkin mengembangkan penyakit autoimun lainnya. Sekira 25 persen orang menderita autoimun, justru mengembangkan kondisi autoimun lainnya. Misalnya, mereka yang mengalami psoriasis berpotensi mengidap rheumatoid arthritis, lupus, alopecia, dan lainnya. Orang yang menderita tiga gangguan autoimun biasanya disebut multiple autoimmune syndrome (MAS).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini