Image

Mengenal Keraton Surosowan yang Jadi Benteng Pertahanan Banten

Erika Kurnia, Jurnalis · Kamis 16 Februari 2017, 20:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 02 16 406 1620294 mengenal-keraton-surosowan-yang-jadi-benteng-pertahanan-banten-UlO7SKYMHv.jpg Benteng di Keraton Surosowan, Banten (foto: Erika Kurnia/Okezone)

JIKA Anda ingin belajar sejarah Kerajaan Banten, Anda bisa datang ke kawasan Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Serang. Di sana ada beberapa situs reruntuhan kejayaan masa lalu, yang di antaranya adalah Keraton Surosowan.

Keraton Surosowan kini sekilas seperti taman rakyat yang dikelilingi rerumputan hijau di tanah yang luas. Tempat ini juga bertetangga dengan Museum Banten Lama dan Masjid Agung Banten dan memiliki luas sekira 3 hektare.

Situs yang dulu disebut juga Gedong Kedaton Pakuwan, dibangun oleh Maulana Hasanudin, raja pertama Banten antara 1552-1570. Situs ini unik karena dibangun dari batu bata merah dan batu karang pada masa pemerintahan Maulana Yusuf, raja kedua Banten antara tahun 1570 sampai 1580.

Dari peta lama diketahui bahwa Komplek Keraton Surosowan ini dikelilingi oleh parit atau kanal yang fungsinya sebagai pertahanan pada abad ke-17. Pembangunan menjadi benteng dilakukan pasca penghancuran oleh Belanda pada 1680.

Uniknya, seperti dikutip dari Indonesia Kaya, pembangunan tersebut dulakukan atas bantuan ahli bangunan berkebangsaan Belanda, Hendriuk Lucasz, yang kemudian masuk Islam.

Dalam komplek Keraton Surosowan terdapat Gedong Pakuwan yang berbentuk persegi panjang dengan ukuran dinding sekitar 2 meter dan lebar 5 meter, panjang sisi timur dan sisi baratnya sekira 300 meter. Kemudian dinding utara dan sisi selatan 100 mater.

Kini yang tersisa hanya tembok benteng yang mengelilingi bangunannya, yaitu berupa pondasi, tembok dinding, bangunan pemandian, serta sebuah kolam taman dengan bangunan bale kambangnya.

Setiap sore, lokasi ini selalu ramai didatangi warga untuk dijadikan tempat bermain atau bersantai. Beberapa turis juga kerap datang untuk belajar sejarah dan berfoto.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini