Image

Tips Atasi Serangan Lintah Gunung di Bukit Raya

Erika Kurnia, Jurnalis · Jum'at 17 Februari 2017, 16:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 02 17 406 1621082 tips-atasi-serangan-lintah-gunung-di-bukit-raya-KYWiir9ziN.JPG Gunung Bukit Raya, Kalimantan (foto: Instagram/@danzidrayana)

GUNUNG Bukit Raya adalah gunung tertinggi di Kalimantan, Indonesia, dengan ketinggian 2278 meter di atas permukaan laut. Meski tidak terlalu tinggi, gunung ini ditakuti karena menjadi rumah bagi lintah pengisap darah.

Lintah pengisap darah atau yang familiar disebut pacet biasanya banyak muncul saat musim hujan. Pengalaman salah seorang pendaki asal Pontianak yang Januari lalu baru melakukan pendakian ke sana pun cukup menegangkan.

“Waw mantap perjalannya,” ujar Danny Indrayana saat ditanya Okezone, Kamis (16/2/2017).

Beberapa pemandangan mengerikan digigit lintah ia bagikan ke media sosial Instagram @danzindrayana.

Dari foto dengan lintah beberapa sentimeter yang sedang mulai mengisap darah sampai betis dan pergelangan tangan kawannya yang menjadi korban gigitan lintah ia tunjukkan. Meski tidak bisa dicegah, ia membeberkan beberapa tips mencegah gigitan lintah gunung.

“Hindarin pacet sih dipotong pakai gunting aja atau disemprot obat nyamuk semprot. Terus sebentar-bentar cek kaki,” ujarnya sambil terkekeh. Ia menyarankan tindakan itu daripada hanya mengusir lintah itu.

Menurut pengalamannya, lintah atau pacet tersebut ia temui di hampir sepanjang perjalanan, khususnya dari Pos 3 sampai Pos 6.

“Dari Pos 3 sampai Pos 6 lah full pacet. Tidak sakit, tidak terasa, paling pacet loreng aja yang agak seperti digigit nyamuk. Sudah biasa kalau di Kalbar mah, di mana-mana banyak pacet, makanya udah siap gunting,” ujarnya.

Selain karena pacet, pendakian ke Gunung Bukit Raya juga terbilang “mengerikan” dari segi budget. Akses gunung yang jauh dari pusat kota Pontianak, membuat biaya yang dikeluarkan cukup besar.

“Agak besar di biaya sih, tapi bisa dipangkas kalau lebih rame. Kemarin kita berenam aja habis 2,2-an juta dari Pontianak. Kalau berdelapan lebih bagus, supaya pas berdelapan naik speedboatnya,” pungkas dia.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini