nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pantangan Setelah Tindakan Filler itu Hanya Mitos!

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 24 Februari 2017 20:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 02 24 194 1627583 pantangan-setelah-tindakan-filler-itu-hanya-mitos-fxI96X3Wj7.jpg Ilustrasi filler (Foto: Bradforskinclinic)

SALAH satu tindakan perawatan kecantikan non-surgery yakni injeksi filler, memang masih jadi primadona di Indonesia di antara jenis treatment lainnya seperti threadlift (tanam benang) dan suntik botox.

Pengerjaan yang cepat, mudah, tanpa rasa sakit, dan hasil yang efisien jadi sederet penyebab mengapa filler masih sangat digandrungi para wanita dan pria di Indonesia sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan penampilan visual wajah.

Namun, tidak dipungkiri bahwa ketenaran dari tindakan injeksi filler ini, dibarengi dengan mitos-mitos yang belum jelas kebenarannya. Di mana mitos ini sedikit banyak tentunya bisa mempengaruhi orang-orang yang melakoni tindakan kecantikan non-surgery satu ini.

Mulai dari tidak boleh tidur dengan posisi tertentu, tidak bisa menggunakan kacamata, hingga tidak diperkenankan disentuh dengan tangan. Lalu sebetulnya apakah mitos-mitos yang beredar ini betul adanya? Menjawab hal ini, Okezone bertanya langsung pada Dr Danu Mahandaru SpBP-RE, sebagai dokter ahli bedah plastik dan rekonstruksi.

"Mitos-mitos area wajah yang diberi tindakan filler kayak misalnya dagu, bibir, hidung, atau pipi itu enggak boleh dipegang. Sampai ada yang bilang tidak boleh tidur terlentang, itu semuanya tidak ada studi kajis yang jelas melarang hal tersebut. Do and don't setelah tindakan filler itu sebetulnya tidak ada kok karena tindakan ini aman," papar Dr Danu Mahandaru SpBP-RE saat ditemui Okezone dalam acara bertajuk Total Aesthetic Solution by The Clinic, pada Jumat (24/2/2917) yang bertempat di The Clinic Beautylosophy, kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

(Foto: Pradita / Okezone)

Dr Danu menyebutkan bahwa suatu tindakan filler di wajah jika memang aplikasinya tepat dan sesuai, para pasien pun tidak perlu dirumitkan soal aneka pantangan atau larangan setelah tindakan.

"After effect atau do and don'ts setelah tindakan filler itu tidak ada. Jika pengaplikasiannya benar, cairan filler nya oke maka tidak perlu pusing harus apa atau tidak bisa dipegang-pegang," tambahnya.

Lebih lanjut dokter ramah satu ini menambahkan bagi para calon pasien yang berminat untuk melakukan filler, harus berhati-hati jangan sampai termakan rayuan indah semata. Terutama soal ketahanan lama tindakan fillet itu sendiri.

"Banyak yang gembor-gembor bahwa fillernya awet hingga 6 tahun lamanya misalnya, padahal filler yang baik dan sesuai itu adalah filler yang bisa hilang alias larut dalam tubuh kita sendiri dalam jangka waktu 1 hingga2 tahun, inilah filler yang aman," imbuhnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini