Nyeri Punggung Tak Kunjung Sembuh, Hati-Hati Saraf Kejepit!

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Selasa 07 Maret 2017 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 07 481 1636641 nyeri-punggung-tak-kunjung-sembuh-hati-hati-saraf-kejepit-TEEi4kzehm.jpg Ilustrasi (Foto: Thehealthsite)

SETIAP aktivitas yang kita lakukan memiliki penekanan berbeda pada bantalan tulang punggung. Nyeri akibat saraf kejepit biasanya ditandai dengan ciri khas saat melakukan aktivitas tertentu.

"Nyerinya didahului oleh suatu aktivitas. Misalnya kamu duduk terasa lebih nyeri dibandingkan berdiri atau membungkuk lebih nyeri dibandingkan tegak. Ini harus hati-hati," jelas dr Muki Partono, SpOT, spesialis saraf, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/3/2017).

Tanda lain yang perlu diwaspadai, seperti nyeri menjalar, terutama ada kaitannya dengan aktivitas dengan aktivitas tertentu. Memang, sebagian besar nyeri pinggang bisa sembuh dengan sendirinya. Tetapi bila nyeri konstan bertahan selama 2 minggu, Anda perlu berkonsultasi ke dokter.

"Bagusnya ke dokter dan langsung diperiksa MRI. Kalau kita sudah menemukan hal ini, kita perlu mengingatkan, pasien agar hati-hati dengan mengonsumsi protein yang banyak dan minum cukup air," terang dr Muki.

Selain minum cukup air dan makan protein, ia juga mengingatkan agar pasien dapat menjaga berat badan. Setidaknya tiga hal ini dapat mengendalikan risiko saraf kejepit yang lebih parah.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini