Kenali Tradisi Makan Bersama ala Masyarakat Indonesia

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Kamis 09 Maret 2017 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 08 298 1637560 kenali-tradisi-makan-bersama-ala-masyarakat-indonesia-DePh56ArBU.jpg Bajamba, makan bersama masyarakat Minangkabau (Foto:Instagram/Cien.phen)

INDONESIA terkenal dengan ragam kuliner tradisionalnya yang sudah tak terhitung lagi jumlahnya. Tapi selain varian makanannya, ada juga tradisi makan bersama yang acap kali jadi ritual menjalin keeratan hubungan masyarakat.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut Okezone rangkum tiga tradisi makan bersama ala masyarakat Indonesia yang bukan hanya mengenyangkan tapi juga seru dan jadi ajang silaturahmi.

Ngariung, Sunda

Di Jawa Barat, masyarakat suku Sunda mengenal istilah ngariung. Ini adalah cara makan tradisional yang diwariskan secara turun temurun oleh leluhur. Ngariung sendiri adalah bahasa sunda yang artinya berkumpul. Dalam lahan yang cukup luas, masyarakat sunda akan berkumpul dan makan dengan cara lesehan. Uniknya makanan disajikan di atas daun pandan yang digelar kemudian disantap secara bersama-sama. Lauk makanan ini cukup beragam mulai dari nasi liwet, ayam goreng, ikan asin, tempe, tahu dan yang tak ketinggalan sambal dan lalapan khas masakan sunda.

 

A post shared by Syahrini (@princessyahrini) on


Megibung, Bali

Megibung adalah tradisi turun-temurun yang dilakukan oleh warga kampung Islam Kepaon, Bali. Tradisi makan bersama ini dudah dilakukan sejak masa kerajaan tepatnya pada masa kekuasaan Raja Karangasem. Megibung berasal dari kata gibung yang artinya kegiatan yang dilakukan bersama-sama dengan saling berbagi satu sama lain. Megibung sendiri acap kali dilakukan orang sambil berdiskusi dan berbagi pendapat. Menu makanan yang disajikan cukup beragam dan kebanyakan menu khas Bali yang halal.

 

A post shared by Sastrawan (@sastrawan_ogeb) on


Bajamba, Minangkabau

Makan bajamba atau biasa disebut juga makan barapak adalah tradisi makan yang dilakukan oleh masyarakat minangkabau. Masyarakat berkumpul dengan duduk bersama di suatu ruangan. Biasanya kegiatan makan bersama ini dilakukan untuk memeringati hari-hari besar agama Islam. Bajamba juga jadi ajang kegiatan sosialisasi dengan tanpa melihat perbedaan status sosial. Makanan yang jadi menu utama cukup beragam mulai dari nasi dan berbagai lauk pauk. Bajamba juga diselingi dengan berbagai kegiatan kesenian minang.

 


(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini