Image

TERUNGKAP, Ternyata Ini Alasan Anda Tak Bisa Melupakan Mantan Kekasih!

Vessy Frizona, Jurnalis · Minggu 12 Maret 2017, 04:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 03 10 196 1639577 terungkap-ternyata-ini-alasan-anda-tak-bisa-melupakan-mantan-kekasih-d0OdzvqzYf.jpg Mantan kekasih (Foto: Lovemantravashikaran)

ANDA  sadar bahwa putus adalah keputusan terbaik untuk keluar dari hubungan tak sehat dengan mantan ketika itu. Tapi mengapa Anda tak bisa melupakannya?

Masalahnya adalah, Anda mengalami kesulitan move-on dari mantan kekasih yang seharusnya ini menjadi pengalaman buruk dan bisa membantu Anda memahami mengapa kalian sudah tidak menjadi pasangan lagi.

Pertanyaannya, mengapa hal ini terjadi? Mengapa terus berpikir tentang mantan? Apa sebenarnya yang terjadi sehingga sangat kehilangan mantan? Bukankah lebih bagus jika ada orang yang menjelaskan tentang ini?

Seperti dijelaskan oleh Lifehack, Minggu (12/3/2017) ada ilmu yang dapat menjelaskan tentang masalah ini, antara otak dan reaksi kimia. Ilmu pengetahuan ada di balik semua ini.

"Sangat penting memahami apa yang terjadi pada otak Anda di awal hubungan romantis. Ketika Anda pertama kali memulai hubungan, amigdala dan korteks prefrontal di otak Anda mati. Daerah ini biasanya bertugas membantu membuat panggilan penghakiman sebelum membuat keputusan," tulis penjelasan tersebut.

Dengan matinya wilayah ini, maka menyulitkan Anda menghakimi dan berpikir negatif tentang pasangan baru. Mengapa otak Anda akan menipu dengan cara ini?

"Nah, otak Anda mengontrol tanggapan ini dalam rangka untuk meningkatkan ikatan emosional dalam hubungan. Dalam sejarah awal perkembangan manusia, ini membantu mendorong untuk kawin," demikian dijelaskan lebih lanjut.

Pada dasarnya, otak melakukan segala daya untuk membuat Anda kecanduan pada pasangan. Jadi setelah Anda memutuskan putus cinta, Anda meninggalkan perasaan kecanduan mantan.

Menurut antropolog Helen Fisher, "Cinta bukan emosi -. Tetapi, sistem motivasi yang mendorong bagian dari sistem reward otak untuk mengambil berita positif.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini