Jelajah Produk Otentik Indonesia di Negen Straatjes Amsterdam

Renny Sundayani, Jurnalis · Minggu 12 Maret 2017 09:12 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 12 194 1640590 jelajah-produk-otentik-indonesia-di-negen-straatjes-amsterdam-kTKIglSE6n.jpg Pop Market (Foto: Instagram)

Jika Anda warga Jakarta dan ingin keliling Amsterdam, tidak perlu jauh-jauh terbang kesana. Pasalnya di Jakarta Anda bisa merasakan sensasi jalan-jalan di kawasan Negen Straatjes Amsterdam. Dimanakah itu?

Ya, Anda hanya perlu menghadiri acara Pop Up Market saja, dimana isinya merupakan bazar brand lokal tematik yang rutin diadakan tiap tahun oleh para mahasiswa Universitas Prastiya Mulya.

Pada tahun ini Pop Up Market yang mengusung tema sebuah jalanan di ibukota negeri kincir angin tersebut, diadakan selama 4 hari, mulai dari 9 hingga 12 Maret 2017, dengan menghadirkan 108 tenant yang sebagian besar merupakan pebisnis-pebisnis muda dalam industri kreatif.

“Pertama kali Pop Up Market dilangsungkan pada tahun 2012 terdapat 40 tenant dengan jumlah 13.790 visitors. Kemudian, tahun lalu, tenant bertambah menjadi 113 tenant dengan 51.998 visitors. Dan pada tahun 2017 dengan 108 tenant ini diharapkan dapat meraup 60.000 visitors,” ungkap Dekan Universitas Prasetya Mulya, Prof. Agus W. Soehadi dalam pembukaan Pop Up Market 2017 di LG Floor, MVG Parking Area, Lotte Shopping Avenue, Jakarta.

Agus menyebutkan bahwa Pop Up Market menjadi salah satu kegiatan yang ditunggu oleh konsumen maupun tenant, karena disini juga merupakan ajang untuk berdiskusi bagaimana pengembangan bisnis kreatif.

“Ini juga sebagai wadah dan panggung bagi tenant untuk menguji konsep bisnisnya,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Pop Um Market 2017, Hamid Gilang, menjelaskan, diangkatnya tema jalan di belanda tersebut dimaksudkan untuk menggambarkan unsur kreatif dan fashion di negara tesebut. “Ini mencerminkan brand-brand dari para pengusaha lokal baru yang bergabung pada acara kami ini,” ujarnya.

109 tenant yang mengisi Pop Up Market 2017 tersebut terdiri dari berbagai kategori, mulai dari fashion wanita, fashion pria, aksesori, hingga food and beverage.

Begitu memasuki area Pop Up Market, area pertama adalah fashion wanita, mulai dari pakaian dan pakaian. Tersedia beberapa produk dengan harga murah. Setelah itu, pengunjung akan memasuki area fashion pria, ada kaus kaki, t-shirt.

Begitu melewati produk-produk pria, tersedia booth-booth yang diisi oleh para tenant yang baru saja merintis bisnis. Khusus di area ini, fashion wanita dan pria digabung. Uniknya lagi, sebagian besar booth menggunakan produk-produk asli Indonesia, mulai dari kain hingga batu.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini