Image

Bakteri Pemicu Meningitis Babi Bisa Bikin Pasien Koma

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 14 Maret 2017, 19:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 14 481 1642426 bakteri-pemicu-meningitis-babi-bisa-bikin-pasien-koma-wpsIMeH63S.jpg Ilustrasi (Foto: Dok.Okezone)

BEBERAPA kabupaten di Provinsi Bali sedang dilanda wabah meningitis babi. Seseorang yang makan dagingnya dapat tertular penyakit berbahaya itu.

Anda pun harus waspada, karenanya meningitis babi disebabkan oleh bakteri Meningitis Streptococcus Suis (MSS). Penyakit ini penularannya begitu cepat sekali. (Baca: Terduga 3 Warga Tabanan Terjangkit Meningitis Babi)

Dijelaskan Spesialis Saraf dari RS Awal Bross Evasari Jakarta dr SpS, meningitis merupakan penyakit akibat peradangan selaput otak atau meninges. Penyebabnya bisa bermacam-macam, termasuk dari faktor paparan bakteri jamur, dan virus.

"Nah, kalau meningitis babi itu salah satu jenis meningitis yang disebabkan bakteri gram positif, meningitis streptococcus suis (MSS). Penularannya dari babi ke manusia," kata dr Lilir kepada Okezone lewat pesan singkat, Selasa (14/3/2017).

Dia menambahkan, gejala pertama kali yang dihadapi pasien yaitu demam. Tak cuma itu, pasien juga akan mengalami perubahan kesadaran, kaku kuduk (nyeri pada tengkuk), hingga sakit kepala. (Baca: Pemkab Tabanan Imbau Warga dengan Gejala Meningitis Babi Segera ke Puskesmas)

Agar tak terjadi komplikasi, pasien harus mendapatkan pertolongan pertama. Paling tepat segera bawa ke pusat fasilitas layanan kesehatan terdekat agar tidak timbul kematian.

"Pertolongan harus diberikan dengan segera. Mengingat cepatnya progesivitas penyakit hanya dalam beberapa hari, pasien dapat koma," tambahnya.

Perlu diketahui, pemerintah Provinsi Bali mengumumkan lebih dari 40 warganya terjangkit MSS usai makan daging babi olahan. Sebagian pasien ada yang sedang dirawat inap dan juga menjalani rawat jalan hingga kini.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini