Image

Semua Ibu Harus Siapkan Proses Winning With Love saat Menyapih si Kecil

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 20 Maret 2017, 17:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 03 20 481 1647435 semua-ibu-harus-siapkan-proses-winning-with-love-saat-menyapih-si-kecil-Wwuv4OgkiY.jpg Ilustrasi (Foto: Boldsky)

HAMPIR semua ibu setuju saat menyapih anak untuk berhenti menyusui merupakan salah satu hal yang berat. Yang harus diingat, Anda tidak boleh menyapih si kecil terlalu cepat karena banyak risikonya.

Konselor Laktasi dr Wiyarni Pambudi SpA, IBCLC mengatakan, semua ibu harus mengatur waktu yang tepat untuk proses winning with love. Kalau perlu menyusuilah sampai dua tahun lebih, sampai anaknya ingin berhenti sendiri.

"Biarkan anak winning with love sendiri. Walaupun menyusui anak sampai dua tahun lebih enggak masalah. Ajari anak mandiri, jangan sampai dibuat terpaksa," kata dr Wi saat ditemui di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Jika ibu menyapih anak terlalu cepat, bahkan dengan terpaksa risikonya anak bisa mengalami trauma. Tak hanya itu, banyak risiko kesehatan lainnya yang cukup merugikan.

"Semua ibu harus menyapih dengan cinta, menyapih dengan kesepakatan. Anak kalau menyusunya ok, makan ok, perlahan-lahan harus siap winning," tambahnya.

Saat mempersiapkan proses winning, menurut dr Wi, ibu harus ikhlas menghentikan kegiatan menyusui. Apalagi saat anak berusia dua tahun, setidaknya mereka mendapat asupan makanan yang cukup sama seperti orang dewasa.

Selain ikhlas, semua orang terdekatnya harus mendukung, bahkan anaknya sendiri harus tahu kapan dia berhenti menyusu. Perlahan-lahan, produksi ASI ibu bisa berkurang secara alami.

"Gak perlu menyapih anak terpaksa, bahkan sampai pergi ke dukun. Semakin anak besar, makannya cukup, produksi ASI berhenti dengan sendirinya. Ibu ga perlu takut untuk melakukan winning with love," tutupnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini