Image

Ternyata Orang Tsimane di Bolivia Memiliki Jantung Tersehat di Dunia!

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Selasa 21 Maret 2017, 13:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 21 481 1648142 ternyata-orang-tsimane-di-bolivia-memiliki-jantung-tersehat-di-dunia-YRVrwTGHzg.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

GAYA hidup sehat memberi peluang sehat bagi jantung. Sebuah studi baru saja mengklaim, telah menemukan orang-orang dengan jantung sehat sedunia.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Lancet, telah memberi label orang Tsimane, masyarakat Bolivia yang hidup di hutan, memiliki jantung paling sehat di dunia.

Tsimane merupakan populasi penjelajah adat hortikulturalis yang menetap di Amazon. Mereka dilaporkan memiliki penuaan pembuluh darah yang terendah. Selain itu, tingkat ateroskelrosis koroner lima kali lebih rendah dibandingkan masyarahat Amerika Serikat.

Di dalam studi ini, peneliti mengunjungi 85 desa Tsimane antara tahun 2014 dan 2015. Mereka mengambik CT scan jantung sekira 700 orang dewasa antara usia 40-94 tahun untuk mengukur sejauh mana pengerasan arteri koroner mereka.

Berdasarkan CT scan, 85 persen orang Tsimane tidak memiliki risiko sakit jantung. Bahkan, 85 persen orang Tsimane tidak memiliki risiko penyakit jantung. Sementara itu, 13 persen lainnya memiliki risiko rendah dan hanya tiga persen memiliki risiko sedang atau tinggi.

Temuan terus dilakukan pada mereka yang berusia lanjut. Hampir dua pertiga dari mereka, yang berusia lebih dari 75 tahun tidak memiliki risiko penyakit jantung. Hanya 18 persen berisiko sedang atau tinggi.

"Temuan ini sangat signifikan. Dengan kata lain, arteri orang Tsimane terbilang 25-30 tahun lebih muda dibandinkan arteri masyarakat urban. Data juga menunjukkan, arteri orang Tsimane memiliki penuaan yang lebih lambat," ujar Randall Thompson, dari Saint Luke Mid America Heart Institute.

Usia, rokok, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, aktivitas fisik, obesitas, dan diabetes, umumnya terjadi dalam lingkup masyarakat kontemporer. Faktor-faktor ini mampu mencetuskan penyakit jantung di kemudian hari.

Tsimane hanya menghabiskan 10 persen waktu mereka tidak aktif pada siang hari. Biasanya, mereka berburu, mengumpulkan bahan makanan, melakoni kerja petani, dan nelayan. Diketahui pula, pola makan mereka sangat rendah lemak. Sebagian besar terdiri dari makanan karbohidrat yang tidak diolah.

Sementara itu, diperkotaan, masyarakat cenderung dimanjakan dengan konsumsi olahan dan gaya hidup sedentary. Akumulasi faktor risiko ini menyebabkan penyakit jantung.

Ada perbedaan yang signifikan antara masyarakat urban dan masyarakat Tsimane, terutama dari gaya hidup mereka. Bila Anda ingin memiki jantung sehat, tidak ada salahnya mencoba trik pola hidup masyarakat Tsimane. Demikian dilansir dari laman Zeenews, Selasa (21/3/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini