3 Kue Tradisional Indonesia yang Rasanya Legendaris dari Masa ke Masa

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Rabu 05 April 2017 08:06 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 04 298 1658752 3-kue-tradisional-indonesia-yang-rasanya-legendaris-dari-masa-ke-masa-qHtGcMIN6D.JPG Kue tradisional Indonesia (Foto:Wikipedia)

 

ADA makanan yang menjadi tren sekejap, namun ada juga makanan yang eksistensinya terus melesat meski masa sudah berganti. Seperti halnya makanan tradisional dari jenis kue. Ada banyak kue tradisional Indonesia yang rasanya melegenda dan tak tergerus arus modernisasi.

Dilansir dari berbagai sumber, Okezone merangkum kue khas Indonesia yang rasanya tak pernah tergantikan. Meski masa terus berganti, penggemar kue tradisional ini terus meregenerasi dan tak pernah kehilangan penggemarnya, Rabu (5/4/2017).

Getuk

Zaman dulu getuk dianggap sebagai makanan orang susah karena orang yang makan getuk tandanya tidak mampu membeli nasi untuk makan. Sekarang getuk jadi santapan semua kalangan mulai di desa hingga hotel berbintang. Getuk terbuat dari singkong parut yang diolah dengan cara dikukus dan disajikan dengan parutan kelapa dan gula merah cair. Makanan ini populer di Jawa dan banyak variannya mulai getuk lindri, getuk gulung dan getuk lain yang rasanya tak kalah nikmat.

 


Cucur

Kue ini punya bentuk yang unik seperti mangkuk. Selain bentuknya yang mudah dikenali, warna coklat pekat juga menjadi ciri khas kue cucur. Rasa kue cucur ini manis dan legit. Terbuat dari tepung beras, cucur memiliki tekstur padat, lembut dan juga kenyal. Kue ini populer di Jawa tapi saat ini cucur sudah jadi makanan nasional yang disajikan di banyak daerah. Aroma khas gula jawa jadi hal yang membuat cucur ogak ditinggalkan.

 

A post shared by Brad (@indobrad) on


Wajik

Siapa yang berani menolak sepotong wajik, tampaknya tidak ada. Olahan manis dari beras ketan ini jadi makanan legit yang membelai lidah dengan rasa khasnya. Warna wajik yang kecoklatan berasal dari gula jawa. Wajik bisa jadi camilan teman makan sambil bersantai menikmati segelas teh hangat.


(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini