Share

Sebelum Memutuskan, Ketahui Dulu Efek Samping Usai Lakukan Sedot Lemak!

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Jum'at 14 April 2017 06:33 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 13 194 1666678 sebelum-memutuskan-ketahui-dulu-efek-samping-usai-lakukan-sedot-lemak-QIyHguJaZI.jpg Sedot lemak (Foto: Wisegeek)

MENGUBAH bentuk tubuh melalui tindakan bedah plastik memang seringkali menjadi pilihan bagi sebagian orang, terutama para wanita. Tak ayal jika bedah plastik menjadi prosedur kecantikan yang paling diminati oleh para wanita.

Salah satu bedah plastik yang diminati oleh wanita adalah sedot lemak atau liposuction. Salah satu cara instan untuk menghilangkan lemak di bawah kulit ini sering dilakukan pada area tubuh, seperti perut, paha bagian bawah, dan area bokong.

Bagi Anda yang tertarik melakukan prosedur satu ini, penting untuk memahami sejumlah aturan sebelum proses sedot lemak. Dan, penting pula untuk mengetahui efek samping dari proses sedot lemak ini.

Lantas, seperti apa efek samping yang dialami pasien usai melakukan sedot lemak? Dituturkan oleh ahli bedak plastik, dr Laksmi Achyati, SpBP, memar pada kulit merupakan efek samping yang sering dialami oleh pasien usai sedot lemak.

Semakin besar area sedot lemak, terdapat kemungkinan lebih besar memar yang ditimbulkan akan lebih luas. Memar yang terbatas pada permukaan kulit akan hilang dengan sendirinya dalam waktu satu bulan.

"Selain memar, efek samping lainnya adalah pembengkakan di area liposuction. Akibatnya, hasil operasi menjadi tersamarkan hingga enam bulan pasca-prosedur," kata dr Laksmi di Menteng, Jakarta Pusat, beberpaa waktu lalu.

Berikutnya, adalah baal pada kulit sebagian pasien baru yang dapat hilang setelah enam bulan. Bekas luka sepanjang kurang lebih 1 cm sebagai tempat dimasukkannya alat pengisap dapat mengalami kemerahan dan nyeri.

Namun, pada sebagian besar pasien hal ini tidak terjadi. Dan, seiring dengan berjalannya waktu, bekas menjadi pudar tanpa jaringan parut.

Sementara itu, terdapat risiko yang juga mungkin terjadi pada pasien seusai sedot lemak. Di antaranya adalah infeksi, bentuk tubuh yang asimetris, permukaan kulit yang tidak rata, serta perubahan warna kulit.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini