Image

SELAMAT HARI KARTINI: Kisah Bidan Robin Lim Bantu Wanita Melahirkan Secara Gentle Birth Tanpa Lihat Status Ekonomi

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 21 April 2017, 09:16 WIB
https img o.okeinfo.net content 2017 04 21 481 1673105 selamat hari kartini kisah bidan robin lim bantu wanita melahirkan secara gentle birth tanpa lihat status ekonomi 6iW9cHQs4W.jpg Bidan Robin Lim mengabdi kepada masyarakat kurang mampu di Bali (Foto: Instagram)

'I Love You' itulah kalimat yang selalu diucapkan Ibu Robin Lim kepada semua wanita hamil yang bertemu dengannya. Dengan cinta, dia selalu mendukung wanita di Indonesia agar bisa melahirkan normal karena sungguh bermanfaat bagi ibu dan bayi.

Tapi nama Robin Lim memang belum cukup familiar di telinga masyarakat. Padahal dia sosok wanita yang menjadi inspirasi banyak kaum hawa, agar mampu melahirkan secara alami tanpa melihat status ekonomi. Hal ini dilakukannya meskipun tidak berdarah asli Indonesia.

Melalui Klinik Yayasan Bumi Sehat, wanita berdarah Amerika ini telah menolong puluhan ribu bayi lahir secara gentle birth. Cukup banyak ibu muda yang jatuh cinta dengannya dan tim bidan Yayasan Bumi Sehat ketika pertama kali berkunjung ke klinik yang berlokasi di Bali, Aceh dan Filipina.

Tepat setahun lalu, kebetulan Okezone berkunjung sekaligus akan menjalani proses persalinan gentle birth di klinik kecil yang berlokasi di kawasan Ubud. Ternyata benar, saat pertama kali tiba di klinik, disambut oleh bidan jaga dengan penuh cinta, sangat ramah dan suasananya begitu menyejukkan hati.

Okezone merasa 'dipeluk' dan disupport untuk melahirkan normal. Ketika itu, banyak ibu-ibu hamil yang siap menjalani persalinan ketika itu yang bertemu dengan bidan tim Yayasan Bumi Sehat.

Di lokasi, banyak ibu hamil yang siap bersalin secara gentle birth. Dandanannya tampak sederhana sekali. Rpanya mereka wanita-wanita asli Bali yang datang dari pelosok desa.

Bidan jaga Yayasan Bumi Sehat siap membantu para ibu yang akan bersalin dengan alami. Saat itu, wanita yang akrab disapa Ibu Robin ini sedang tidak ada di klinik, tapi sosoknya dicontohkan oleh bidan lain di sana.

Keesokan harinya, Okezone baru bertemu sosok Robin Lim, bidan yang amat sangat menyayangi wanita dan tampak akrab ketika diajak berbincang. Dia berpesan agar semua wanita bisa melahirkan dengan suasana nyaman, serta berada di lingkungan orang-orang yang mencintainya.

"Sewaktu hamil, dekati bidan yang baik sayang, serta mendukung untuk melahirkan gentle birth. Tidak lupa berikan bayi ASI eksklusif setelah melahirkan. Ini juga dibutuhkan untuk dampak kesehatan dan kecerdasannya dalam jangka panjang," ujarnya.

Saat itu, Okezone semakin memantapkan hati untuk melakukan proses persalinan gentle birth tanpa pikir panjang. Lima hari sudah berkutat di lingkungan klinik, akhirnya harus melewati proses persalinan.

Kala itu, dini hari tanpa harus menunggu proses pembukaan yang lama, Okezone dibantu Ibu Robin dan tim bidan lainnya untuk melewati proses persalinan alami. Suasana persalinan sangat santai dan semesta pun mendukung. Proses gentle birth benar-benar sangat nyaman dan tidak merasakan sakit ketika mengeluarkan kepala bayi.

Ibu dari delapan anak ini terbuka dengan siapapun yang datang ke kliniknya dan menganjurkan untuk melahirkan alami. Dulu, wanita 61 tahun ini menerapkan proses persalinan water birth. Dia menceritakan, proses bersalin di dalam air ini lebih nyaman bagi ibu melahirkan.

Tapi sayangnya, proses water birth tidak dilanjutkan karena dilarang pemerintah. Ibu Robin merasa sedih dengan kejadian ini. Padahal berdasarkan studi, proses water birth tidak berisiko bagi rahim ibu dan janin.

"Masa depan water birth sebenarnya sangat direkomendasi, daripada persalinan epidural atau caesar. Tapi sekarang saya ikhlas, tapi saya ingin lanjutkan water birth itu. Menurut penelitian proses ini aman," tambahnya.

Karenanya, Ibu Robin sangat prihatin dengan wanita yang kini sulit mendapatkan akses melahirkan secara normal dan nyaman. Banyak wanita merasa khawatir saat menjalani proses persalinan normal.

Ketika melahirkan di rumah sakit, para wanita banyak yang mengeluh tidak nyaman. Seharusnya hal ini tidak terjadi, karena wanita sangat butuh dukungan besar dari orang-orang terdekat di kala melahirkan bayi, yang harus mengeluarkan tenaga ekstra.

Melihat fakta itu, Ibu Robin yang sudah tinggal di Bali selama 25 tahun ini pun rela membantu proses ibu bersalin secara gentle birth. Dia bahkan tak meminta biaya mutlak untuk melahirkan kepada wanita asli Indonesia di kliniknya.

"Di Indonesia banyak sekali wanita melahirkan caesar. Saya sarankan lebih baik untuk melahirkan secara alami. Karena manusia diciptakan Tuhan penuh cinta untuk bisa melahirkan normal. Mengingat proses melahirkan caesar bisa memicu efek samping," bebernya.

Karena keteguhan hati dan keikhlasan yang penuh cinta itu, Ibu Robin sempat menerima penghargaan CNN Hero 2011. Hingga kini, dia tetap mendukung para wanita Indonesia agar bisa melahirkan normal.

Selama lebih dari 20 tahun, Ibu Robin menolong para wanita agar bisa melahirkan gentle birth di klinik kecil. Tapi karena ada banyak donatur yang membantunya, tahun 2016 kemarin Yayasan Bumi Sehat lokasinya semakin luas.

Fasilitasnya pun cukup memadai dan sudah bisa menampung banyak ibu melahirkan. Klinik yang sekarang lokasinya sama-sama berada di kawasan Nyuh Kuning, Ubud. Bahkan, dilengkapi dengan ruang kamar yang banyak, ada ruang periksa yang nyaman, laboratorium, toilet yang nyaman, serta fasilitas tempat bermain anak.

Yayasan Bumi Sehat pun kini dibantu oleh dokter umum dan perawat yang ramah melayani pasien selama 24 jam setiap hari. Tak lupa, ada pula para bidan yang sama-sama ikhlas membantu proses persalinan alami. Di klinik itu, para ibu hamil juga bisa mengikuti kelas prenatal yoga yang didampingi oleh instruktur handal.

Untuk memeringati Hari Kartini 2017, Robin Lim berpesan kepada para ibu hamil agar bisa merencanakan proses persalinan yang nyaman. Ibu hamil juga harus mendapatkan cinta dan dukungan dari bidan yang menolongnya, suami, orangtua, maupun teman dekatnya.

"Saya berpesan di Hari Kartini 2017 ini, agar ibu hamil bisa melahirkan secara normal. Bebas, sebelum melahirkan ibu-ibu bisa melakukan apa saja, jangan merasa dikekang. Boleh berjalan-jalan sebelum melahirkan dan teknik gentle birth yang lain seperti apa saja, yang penting melahirkan nyaman dan lancar. All You Need Is Love," tutupnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini