Image

Awas! Terlalu Kurus Bisa Memicu Depresi

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Jum'at 21 April 2017, 11:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 04 21 481 1673188 awas-terlalu-kurus-bisa-memicu-depresi-eaymtqkyIE.jpeg Ilustrasi (Foto: Telegraph)

MUNGKIN memiliki tubuh yang kurus menjadi idaman bagi beberapa wanita. Tapi, sebuah studi baru menunjukkan, menjadi kurus berhubungan dengan depresi.

Para ahli percaya mereka telah menemukan bukti pertama adanya hubungan antara bertubuh kurus dan mengalami depresi. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa pria dan wanita dapat dipengaruhi oleh pemikiran negatif tentang terlalu menjadi kurus, tidak seperti depresi di antara orang-orang gemuk, yang secara dominan memengaruhi wanita.

Namun, para ahli dari Seoul National University of Medicine, tidak dapat mengatakan apakah depresi menyebabkan tubuh seseorang menjadi terlalu kurus atau sebaliknya. Mungkin orang yang depresi lebih rentan kehilangan berat badan, atau yang kurus menyebabkan depresi, kata para peneliti.

"Tampaknya keinginan menjadi kurus saat ini lebih memengaruhi wanita daripada pria, dan menyebabkan tekanan psikologis lebih yang pada akhirnya menyebabkan depresi," tulis para peneliti di British Journal of Psychiatry yang dikutip Telegraph, Jumat (21/4/2017).

"Sebaliknya, pria yang kelebihan berat badan menunjukkan penurunan angka depresi secara signifikan," tambah peneliti.

Sementara itu, Dr Agnes Ayton, wakil ketua Fakultas gangguan makan di Royal College of Psychiatrists mengatakan, studi beasr ini menegaskan bahwa nutrisi otimal penting untuk kesehatan fisik dan mental. Keduanya, terlalu kurus dan obesitas dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi.

"Ini adalah temuan penting, karena orang dengan gangguan makan sering berasumsi bahwa menurunkan berat badan akan meningkatkan kebahagian mereka," tuturnya.

"Studi ini menunjukkan bahwa hal yang sebaliknya adalah kekurangan gizi memiliki efek yang merugikan pada suasana hati seseorang. Mempertahankan berat badan yang sehat sangat penting untuk kesehatan mental yang baik," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini