nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

12 Gejala Awal dari Kerusakan Hati yang Harus Anda Ketahui

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Selasa 25 April 2017 06:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 04 22 481 1673958 12-gejala-awal-dari-kerusakan-hati-yang-harus-anda-ketahui-tgK6eowhD8.jpg Ilustrasi (Foto: Thehealthsite)

TIDAK hanya jantung, liver atau hati adalah organ penting dari tubuh yang perlu dijaga kesehatannya. Karena, organ ini berfungsi untuk memproduksi protein, pembekuan kolesterol darah, glukosa dan metabolisme zat besi.

Jika tidak dijaga kesehatannya, maka bisa menyebabkan kerusakan hati. Kerusakan hati terjadi ketika organ tersebut rusak atau tidak lagi mampu berfungsi dengan baik.

Kerusakan hati terjadi secara bertahap, sehingga deteksi dini gejala awalnya sangat penting untuk mencegahnya semakin memburuk. Berikut 12 gejala awal kerusakan hati yang harus Anda ketahui seperti dilansir dari laman Boldsky:

1. Kelelahan dan kelemahan

Salah satu tanda-tanda kerusakan hati adalah merasa lelah dan lemah. Hal ini disebabkan peningkatan racun dalam aliran darah yang tidak dapat dihilangkan, karena hati tidak dapat menyingkirkannya.

2. Nafsu makan menurun

Hal ini terjadi karena kurangnya produksi cairan empedu yang membantu mencerna lemak dalam diet. Ketika makanan tidak dicerna dengan benar, maka dapat menyebabkan berkurangnya nafsu makan.

3. Gangguan pencernaan

Jika hati bermasalah, Anda mungkin sering mengalami gangguan pencernaan dan diare. Selanjutnya, jika cairan empedu tidak diproduksi dengan benar, maka mungkin mengalami sindrom iritasi usus, perut kembung dan batu empedu.

4. Warna urine berubah

Jika warna urine pekat, maka hal ini dapat menjadi tanda kerusakan hati. Hal ini disebabkan tingginya blirubin yang diproduksi dalam tubuh. Hal ini karena hati tidak bisa menyingkirkan blirubin dan itu diekskresikan melalui ginjal.

5. Warna tinja berubah

Tidak cukupnya cairan empedu yang dihasilkan karena gangguan fungsi hati, perubahan warna tinja harus diwaspadai. Tanda-tandanya, warna tinja menjadi kuning pucat, warnanya seperti tanah liat atau abu-abu.

6. Perut mual

Terlepas dari sakit perut, Anda juga mungkin merasakan mual. Mereka yang menderita kerusakan hati sering terus-menerus merasa mual, karena hati kehilangan kemampuan untuk menyingkirkan racun.

7. Perdarahan usus

Organ hati membantu pembekuan darah. Jadi, tanpa menjalankan fungsi tersebut, dapat menyebabkan perdarahan usus disertai dengan diare atau sembelit.

8. Penyakit kuning

Penyakit kuning terjadi karena peningkatan blirubin dalam aliran darah dan jaringan tubuh yang akan diekskresikan empedu. Ini adalah salah satu efek dari kerusakan hati pada tubuh.

9. Perubahan perut

Jika Anda mengalami rasa sakit atau kram di bagian bawah perut dan sangat membengkak, maka harus mewaspadai kerusakan hati. Segera periksa ke dokter untuk memastikan masalah Anda.

10. Retensi cairan

Retensi cairan adalah salah satu tanda-tanda awal kerusakan hati, terutama di pergelangan kaki dan kaki. Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter selama kasus tersebut.

11. Kulit sering gatal

Kulit menjadi lebih sensitif selama kasus tersebut dan sering menyebabkan gatal-gatal. Anda juga mungkin mengalami memar dan peningkatan visibilitas pembuluh darah.

12. Sakit perut

Biasanya nyeri pada perut bagian kanan atas dari tulang rusuk hati, di mana tempat hati berada. Jadi, bila mengalami kerusakan hati, bisa ada rasa sakit atau nyeri di daerah yang terkena.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini