Share

Perhatikan Moms, Gejala Asma Tak Melulu Batuk Sesak

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 02 Mei 2017 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 02 481 1681260 perhatikan-moms-gejala-asma-tak-melulu-batuk-sesak-iypRvyjY47.jpg Ilustrasi (Foto: Imperial)

PENYAKIT asma paling mengganggu aktivitas anak-anak yang menderitanya. Tapi gejalanya ternyata tak melulu dengan sesak napas dan batuk loh Moms!

Spesialis Respirologi Anak dr Darmawan Budi Setianto, SpA(K) mengatakan, sebagian anak yang gejala asma tidaklah khas. Paling umum biasanya batuk dan sesak napas, tapi ada juga penyerta lainnya.

"Pada sebagian anak, gejala asma tidak khas. Kadang tidak disertai mengi, namun justru batuk yang membandel. Batuknya berlangsung lama dan suka timbul hilang," terang dr Budi di sela seminarnya memeringati Hari Asma Sedunia 2017 bersama MSD di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2017).

Dia menambahkan, gejala asma dialami pasien secara berulang. Bahkan, di malam hari gejalanya lebih parah, tapi bisa diatasi dengan dengan obat. Asma timbul dari faktor genetik atau faktor lingkungan sekitar.

"Selain dari riwayat keluarga, faktor lingkungan juga memengaruhi timbulnya gejala asma. Seperti asap rokok, tungau debu, makanan kemasan manis atau yang mengandung MSG," katanya.

Faktor pencetus asma itu biasanya menyebabkan infeksi rinofaringitis atau common cold. Penderitanyadi sela beraktivitas bisa saja mengalami gejala kekambuhan asma.

"Meski mengganggu pasien, tapi tidak terlalu banyak menyebabkan kematian. Kira-kira satu banding 250 anak. Akibatnya tumbuh kembang anak bisa terganggu," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, ahli paru anak dari RSUPN Ciptomangunkusumo Jakarta itu berpesan kepada orangtua, agar bisa tetap memperbaiki kualitas hidup anak, meski memiliki penyakit asma. Penyakit yang mengganggu saluran napas bawah ini harus dikendalikan berdasarkan derajat keparahannya.

Semisal, penderitanya dapat mengalami asma intermitten (kambuhnya jarang-jarang) dan persisten (sering sekali kambuh). Tatalaksana asma yang paling utama adalah menghindari pencetusnya.

โ€œSelama kita dapat menghindari pencetus, maka asma tidak akan kambuh. Ibaratnya asma itu seperti tamu yang baik, dia tidak akan datang jika tidak diundang,โ€ simpulnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini