Kulit Kering dan Iritasi, Akibat Menggunakan Cleanser dengan Busa Berlebihan

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 04 Mei 2017 08:31 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 03 194 1682401 kulit-kering-dan-iritasi-akibat-menggunakan-cleanser-dengan-busa-berlebihan-21H5k8TOnz.jpg Kulit kering (Foto: Allure)

TIDAK dipungkiri, bahwa selama ini kebanyakan masyarakat Indonesia baik itu pria, wanita, tua, dan muda beranggapan bahwa sabun pembersih yang bagus adalah sabun pembersih yang mempunyai banyak busa.

Baik itu sabun atau cleanser untuk wajah ataupun tubuh. Stigma yang beredar selama ini, adalah maka semakin banyaknya busa maka semakin optimal pula sebuah sabun dalam membersihkan wajah dan tubuh.

Namun, tahukah bahwa sebetulnya sabun cleanser yang memiliki busa yang eksesif alias berlebihan, sejatinya dapat mendatangkan akibat-akibat negatif untuk kulit wajah dan tubuh secara keseluruhan.

Seperti yang dituturkan oleh Dr.Edwin Tanihaha, Spkk selaku dermatologis dari RS.Siloam, TB Simatupang, Jakarta Selatan saat ditemui Okezone, belum lama ini. Akibat yang pertama yang terjadi ialah, sabun dengan busa yang berlebihan malah akan merusak barrier atau pembatas kulit dan meningkatkan proses TWL (transepidermal water loss) atau hilangnya cairan atau air dalam tubuh sehingga berkurangnya kelembapan dalam kulit.

Akibat negatif selanjutnya adalah, terjadinya peningkatan kerapuhan kulit terhadap faktor iritasi dan sensitif. Kemudian yang terakhir, sabun pembersih dengan busa yang berlebihan membuat terjadinya pengurangan kadar kelembapan alami dan kelembutan kulit karena kulit mengalami kondisi iritasi.

Dengan sederet dampak buruk yang ditimbulkan oleh cleanser dengan busa berlebihan. Maka dari itu penting adanya untuk memilih sabun pembersih yang tidak mengandung busa berlebihan, agar kulit tidak kering, sensitif dan mudah iritasi.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini