nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kembali Dibuka, Museum Keraton Kasunanan Surakarta Diserbu Ratusan Wisatawan

Agregasi Solopos, Jurnalis · Rabu 03 Mei 2017 11:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 03 406 1681745 kembali-dibuka-museum-keraton-kasunanan-surakarta-diserbu-ratusan-wisatawan-6r2torJmqq.jpg Pembukaan Kembali Museum Kesultanan Surakarta (foto: Maulana Surya/Antara)

MUSEUM Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dibuka kembali pada Senin 1 Mei 2017 setelah beberapa lama tutup. Pada hari pertam buka, museum tersebut dikunjungi 400 wisatawan.

Tingginya animo pengunjung diduga karena pada hari tersebut merupakan hari libur nasional Hari Buruh. Sedangkan pada Selasa 2 Mei 2017 hingga pukul 12.00 WIB, museum tersebut telah dikunjungi 150 wisatawan.

Lelaki yang telah mengabdi di Keraton selama 38 tahun itu mengaku senang dengan dibukanya kembali museum. Dengan begitu, Keraton bisa kembali menjadi salah satu sumber ilmu budaya Jawa. Bahkan, Keraton sudah ada sebelum ada Republik Indonesia.

“Keraton bisa menjadi tempat belajar orang mulai dari PAUD, TK, hingga dewasa,” ujar dia, seperti dikutip Solopos.

Salah satu pengunjung, K.P.P. Aryo Purbodiningrat, asal Sragen, mengatakan Museum Keraton Solo menjadi salah satu jujugan ia dan keluarganya untuk berlibur. Menurutnya, fasilitas museum perlu ditambah sebuah ruang publik untuk digitalisasi sejarah Keraton Solo dari masa ke masa.

Sekali2 kita piknik ke museum 😀😀 #museumsurakarta #solo

A post shared by Dhec Etic (@dhec_etic) on Aug 7, 2016 at 6:13am PDT

Dalam ruang tersebut disajikan visualisasi bagaimana peran Paku Buwono (PB) VI, PB X, dan PB XII melawan penjajah. “Termasuk bagaimana peran PB XII menyongsong kemerdekaan RI. Ini penting sebagai mengenalkan sejarah Keraton kepada masyarakat,” ujar dia.

Pengunjung lain, Donny Hastomo, asal Karanganyar, menyampaikan kedatangannya ke museum siang itu adalah kali pertama. Ia menilai keberadaan museum mendekatkan ia dengan pengetahuan yang dipelajari di sekolah.

“Di sini saya bisa melihat dari dekat bagaimana Keraton itu sesungguhnya tidak sekadar membaca teks di buku,” tutur Donny.

Pelajar Kelas XI SMAN 1 Karanganyar itu berharap museum bisa menambah koleksinya agar ruangan tak terlihat melompong. Penambahan koleksi juga penting untuk memperkaya pengalaman pengunjung saat memasuki museum.

“Selain itu, promosinya juga semoga diperkuat supaya bisa menyasar masyarakat lebih luas lagi,” harap Donny.

Museum Keraton Solo buka setiap Senin-Kamis pukul 9.00 WIB-14.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 9.00 WIB-15.00 WIB. Museum libur setiap Jumat.

Harga tiket masuk museum Rp10.000 untuk wisatawan domestik, Rp15.000 untuk wisatawan mancanegara, dan Rp8.000 untuk domestik rombongan dengan jumlah minimal 40 oang.

(fid)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini