Share

Tren Resort Wear di Panggung Surabaya Fashion Parade 2017

Annisa Amalia Ikhsania, Okezone · Jum'at 05 Mei 2017 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 05 194 1683965 tren-resort-wear-di-panggung-surabaya-fashion-parade-2017-14PqiMQqoc.jpg Tren Resort wear (Foto: Ade Oyot)

RESORT wear merupakan gaya pakaian khusus serta menjadi mode yang bertahan sepanjang tahun. Resort wear mulanya dipasarkan oleh toko-toko high end dan dirancang khusus untuk para pencinta fesyen saat berlibur.

Di panggung Surabaya Fashion Parade 2017 hari kedua, sejumlah desainer menampilkan tampilan tren resort wear terbaru. Seluruhnya dirancang wearable dan memudahkan para penikmat mode untuk tampil anggun dan fashionable.

Seperti apakah penampilannya? Berikut adalah beberapa di antaranya.

Geraldus Sugeng

(Foto: Ade Oyot)

Mengusung tema glamor bertajuk 'Ocean Egypt', anggota Indonesian Fashion Chamber ini menampilkan resort wear dengan detail gemerlap melalui embellishment. Beberapa busana ada yang berpotongan panjang menyapu lantai. Kesan resort wear kental melalui pilihan warna busana, seperti hijau emerald dan aqua.

Mia Maica

(Foto: Ade Oyot)

Mia Maica menampilkan deretan resort wear dengan dominan busana warna putih. Namun, Mia menambahkan sedikit aksen kain tradisional Nusantara pada atasan atau bawahan.

Eienno by Winarni

(Foto: Ade Oyot)

Label mode satu ini menampilkan resort wear dengan sentuhan nuansa edgy, chic, dan modern.

Lukito Sorelle

(Foto: Ade Oyot)

Duo kakak beradik pemilik label Lukito Sorelle ini menampilkan deretan busana resort wear yang tak hanya didominasi oleh gaun-gaun cantik. Melainkan ada pula jumpsuit dengan aksen ruffle dan fringe. Permainan warna aqua hingga biru navy dengan detail flower kian memperkuat tampilan busana bergaya resort.

Mia Malinda

(Foto: Ade Oyot)

Mengikuti ajang Surabaya Fashion Parade yang kedua kalinya, Mia Malinda kali ini mengangkat tema 'Langit'. Terinspirasi dari cahaya, warna, dan goresan yang menawan di langit. Koleksi ini menghadirkan perpaduan material khas Nusantara, seperti tenun Klaten dipadu dengan bahan-bahan khas negara Barat, seperti tulle atau chantilly lace dengan permainan payet. Beberapa koleksi ada yang dipermanis dengan inspirasi budaya Tionghoa melalui aksen kerah cheongsam. Seperti warna langit pada umumnya, Mia menampilkan warna oranye, kuning, hingga padanan busana warna putih dan biru.

Cecilia Widjaja

(Foto: Ade Oyot)

Arsitektur hingga gunung menjadi inspirasi Cecilia Widjaja untuk koleksi yang banyak didominasi oleh warna putih dan biru. Salah satu yang cukup di-highlight adalah aksen kerutan yang berkesinambungan dalam koleksi ini.

Follow Berita Okezone di Google News

(dno)

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini