Share

Segera Kenali Perbedaan Prediabetes dan Diabetes

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Jum'at 05 Mei 2017 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 05 481 1684233 segera-kenali-perbedaan-prediabetes-dan-diabetes-Xg3n0xvdps.jpg Ilustrasi (Foto: Mirror)

SULIT mengenali prediabetes secara kasat mata karena gejala tidak ada. Bisa saja seseorang merasa sehat dan tidak merasa sakit, begitu diperiksa kadar glukosa darahnya ternyata menunjukkan gejala awal prediabetes. Bila dibiarkan dan tak dilakukan deteksi dini, prediabetes bisa berkembang menjadi diabetes.

Menurut Prof Dr dr Mardi Santoso, DTM&H, SpPD-KEMD, FINASIM, FACE, Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) wilayah Jakarta, sebetulnya terdapat perbedaan antara tahapan prediabetes dan diabetes. Salah satu caranya dengan mengetahui kadar glukosa darah.

"Dari pemeriksaan glukosa darah, pada waktu puasa, glukosa darahnya 100-125 mg/dl, ini dinamakan prediabetes. Hal ini dikarenakan kegagalan toleransi gula selama puasa. Bila prediabetes, intoleransi glukosa setelah 2 jam, bisa mencapai 140-199 mg/dl," jelas Prof Mardi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis 4 Mei 2017.

Ia menjelaskan, jenis prediabetes ada dua, yakni gangguan glukosa darah puasa dan gangguan glukosa darah setelah dua jam. Bila pasien mengalami gangguan pada keduanya, Prof Mardi menegaskan pasien tersebut sudah menderita diabetes.

"Kalau diabetes gejalanya ada banyak makan, banyak minum atau sering haus, berat badan turun tanpa sebab. Disertai juga gejala-gejala komplikasi seperti pandangan kabur, kesemutan, kram," terang Prof Mardi.

Perlu diketahui, bagi orang dengan diabetes, glukosa darah puasanya lebih dari 126 mg/dl, sementara glukosa darah setelah 2 jam di atas 200 mg/dl.

Karena gejalanya yang tidak tampak, Anda dianjurkan untuk melakukan cek gula darah secara rutin. Setidaknya cara ini dapat menjadi upaya preventif pencegahan diabetes melitus tipe 2.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini