Share

Tips agar Pasien Prediabetes Tidak Menderita Diabetes

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Jum'at 05 Mei 2017 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 05 481 1684297 tips-agar-pasien-prediabetes-tidak-menderita-diabetes-0VGVJjAMB9.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

MESKI seseorang terdeteksi prediabetes, perlu dilakukan intervensi segera untuk menghindari mereka terjadinya diabetes. Membiarkannya tanpa melakukan intervensi dapat meningkatkan potensi terjadinya diabetes.

Dijelaskan oleh Prof Dr dr Mardi Santoso, DTM&H, SpPD-KEMD, FINASIM, FACE, Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) wilayah Jakarta, bila ditemukan gejala prediabetes, perlu dicegah jangan sampai terjadi diabetes.

"Bila ketahuan prediabetes, dalam 3-5 tahun dan tidak dilakukan intervensi dan dibiarkan saja, 25 persen jadi diabetes. Sementara 50 persen tetap prediabetes dan 25 persen kembali tidak diabetes," ujar Prof Mardi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis 4 Maret 2017.

Pasien prediabetes perlu membenahi lagi pola hidupnya untuk menekan faktor-faktor risiko diabetes. Intervensi yang disarankan Prof Mardi, antaralain olahraga, mengatur makanan, menjaga makanan bergula, dan mengurangi makanan berlemak.

Memang sebagian masyarakat urung menjalani kegiatan yang lebih menyehatkan. Ada yang lebih memanjakan diri dengan minim aktivitas fisik dan menikmati tren makanan yang serba lezat.

Padahal, ketika prediabetes bisa dideteksi sejak awal, intervensi bisa lebih cepat dilakukan. Intervensi pola hidup diharapkan agar pasien prediabetes tidak menjadi diabetes.

"Oleh karena itu, pencegahan diabetes pada pasien prediabetes perlu diintervensi gaya hidupnya dan dikelola dengan obat, sehingga tidak terjadi diabetes," tutup Prof Mardi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini