Miris, Pria Berkaki Gajah Ini Mengemis untuk Mencari Biaya Berobat

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Senin 08 Mei 2017 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 08 481 1686058 miris-pria-berkaki-gajah-ini-mengemis-untuk-mencari-biaya-berobat-JHcyp721VU.jpg Liu berjuang sembuh dari penyakit kaki gajah (Foto: Dailymail)

PRIA berusia 26 tahun ini hidup dengan proporsi kaki yang super besar. Sudah bertahun-tahun ia hidup dengan kondisi kakinya yang kian membengkak dari hari ke hari.

Liu Zhongqiu berasal dari Kota Fuxing, China, dokter memperkirakan Liu tidak akan bertahan sampai usianya 20 tahun. Kondisi ini disebabkan oleh cacing gelang parasit yang memasuki tubuhnya lewat nyamuk saat ia masih kanak-kanak.

Penyakit ini membuat Liu tidak bisa buang air kecil. Bahkan, berat kakinya diperkirakan 150 kg, hampir setara dengan berat Panda Raksasa.

Liu memilih pasrah, apakah kakinya akan kembali normal atau tidak. Namun, penyakit ini semakin memburuk tiap hari. Bengkaknya mulai menjalar hingga perutnya. Seiring berjalannya waktu, peluang Liu bertahan hidup semakin kecil.

Salah satu ketakutan terbesarnya adalah jika kakinya akan meledak suatu saat. "Mereka mengatakan bahwa saya tidak akan bertahan di usia 20 tahun, tapi hampir tujuh tahun telah berlalu. Saya masih percaya adanya sebuah keajaiban," ujar Liu.

Kondisi ini biasanya dikenal dengan istilah filariasis limfatik. Ditandai dengan pembesaran area tubuh yang disebabkan oleh sumbatan sistem limfatik. Hal ini menyebabkan akumulasi cairan di bagian tubuh yang terpapar oleh penyakit tersebut.

Liu bercerita, gigitan nyamuk ini menyebabkan organ genitalnya mulai membengkak, sehingga testisnya harus dipindahkan ke perut. Demi kesembuhan, Liu telah berkunjung ke berbagai provinsi di China untuk mencari dokter terbaik yang mampu mengobati penyakitnya.

Miris. Kehidupan Liu kini tidak beruntung. Ia sekarang mengemis di jalan-jalan Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei China Tengah. Pria muda ini masih berjuang mengumpulkan uang hasil jerih payahnya untuk mengunjungi rumah sakit di kota tersebut. Asa Liu belum runtuh, ia masih percaya akan kesembuhan Demikian dilansir dari laman Dailymail, Senin (8/5/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini