Image

Ternyata Ini 4 Konflik Paling Umum Dihadapi dalam Rumah Tangga

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Rabu 10 Mei 2017, 17:33 WIB
https img k.okeinfo.net content 2017 05 10 196 1687971 ternyata ini 4 konflik paling umum dihadapi dalam rumah tangga Fg3avPBOjT.jpg Ilustrasi keluarga (Foto: Innerengineering)

KEHIDUPAN rumah tangga tidak lepas dari sebuah konflik. Konflik yang dialami pasangan berumah tangga pun macam-macam.

Di Indonesia, ada empat konflik yang umum dirasakan pasangan menikah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Hukum Organisasi dan Humas BKKBN (Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional), Komari saat berkunjung ke Gedung Sindo pada Selasa 9 Mei 2017.

Apa saja konflik yang dimaksud? Simak ulasannya seperti Okezone rangkum berikut ini:

Fungsi ekonomi

Persoalan ekonomi menjadi salah satu pemicu konflik terbesar dalam rumah tangga. Apalagi jika pasangan menikah di usia muda tanpa perencanaan yang baik dari sisi keuangan.

"fungsi ekonomi tidak disesuaikan dengan kebutuhan," ujar Komari kepada Okezone.

Fungsi reproduksi

Konflik terbesar lainnya adalah berkaitan dengan fungsi reproduksi. Dalam hal ini, terkadang pria tidak perhatian pada kesehatan reproduksi sang istri. Umumnya hal ini terjadi pada pasangan yang menikah di usia di bawah 21 tahun.

"Suami tidak memperhatikan istri. Usia pernikahannya terlalu muda. (Perhatikan) usia kehamilannya usia yang sehat berapa, jarak melahirkan juga penting. Jangan kemudian di hak reproduksi itu terjadi konflik," jelas Komari.

Fungsi keluarga

Konflik selanjutnya adalah persoalan hak asuh anak yang masuk ke dalam fungsi keluarga. Menurut Komari, masih banyak orangtua yang kurang perhatian pada pertumbuhan anak. Sehingga tumbuh kembang anak kurang optimal.

Kawin muda

Kawin di usia muda, di bawah 21 tahun juga membuat pasangan menikah cenderung lebih sering merasakan konflik. Bahkan jika tidak dijalani dengan baik, tidak sedikit yang mengakhirinya dengan perceraian.

"Kawinnya muda, istri belum siap, sehingga sering terjadi konflik. Akhirnya terjadi perceraian," pungkas Komari.

(vin)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini