nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menyedihkan! Jumlah Perokok Remaja di Indonesia Meningkat

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 12 Mei 2017 13:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 12 481 1689319 menyedihkan-jumlah-perokok-remaja-di-indonesia-meningkat-mtcZqdQHaC.jpg Ilustrasi (Foto: Boldsky)

MEROKOK menyebabkan seseorang mengalami adiksi karena kandungan nikotin. Tapi sayangnya, perokok di kalangan remaja jumlahnya semakin meningkat.

Ketua Tobacco Control Support Center-Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia dr Sumarjati Arjoso, SKM mengatakan,

"Jumlah perokok kelompok usia 15-24 tahun berdasarkan Susenas 2015 sebanyak 19,55 persen. Ini akan menjadikan bencana demografi tahun 2035," ujar dr Sumarjati saat temu media jelang Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2017 di Kementerian Kesehatan, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12/5/2017).

Diungkapkan dr Sumarjati, remaja sudah menjadi perokok aktif karena pengaruh iklan. Karena itu, pemerintah sangat ingin membatasi penayanangan iklan rokok, bahkan melarangnya.

Hampir 70 persen remaja merokok karena pengaruh iklan," katanya.

Belum lagi, rokok bisa dibeli eceran di warung terdekat. Harganya pun sangat murah dan bisa menggunakan uang jajannya untuk membeli benda yang dapat mengancam nyawa itu.

Perlu diingat, merokok sejak muda bisa menyumbang prevalensi penyakit tidak menular di kemudian hari. Penyakit tersebut antara lain stroke, serangan jantung, kanker, gagal ginjal, dan masih banyak ancaman penyakit lainnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini