Studi: Punya Anjing Peliharaan Mengurangi Stres pada Anak

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Sabtu 13 Mei 2017 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 13 481 1690041 studi-punya-anjing-peliharaan-mengurangi-stres-pada-anak-w77Bk7VhoX.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

SEBUAH penelitin baru mengungkapkan, memiliki seeokor anjing peliharaan di rumah dapat memberikan dukungan sosial saat anak sedang mengalami pengalaman yang penuh tekanan.

Penelitian tersebut menunjukkan, anak-anak yang memiliki anjing peliharaan dilaporkan kurang mengalami stres, dibandingkan dengan memiliki orangtua untuk mendapat dukungan sosial atau tidak memiliki dukungan sosial.

"Masa kecil adalah saat ketika tokoh dukungan sosial anak berkembang di luar orangtua mereka. Namun, kapasitas emosional dan biologis mereka untuk mengatasi stres masih terus bertambah," ujar Darlene Kertes, Asisten Profesor di University of Florida, Amerika Serikat, dikutip Zeenews, Sabtu (13/5/2017).

Kertes menambahkan, anak-anak yang secara aktif meminta anjing mereka untuk datang dan dibelai memiliki kadar kortisol yang lebih rendah. Hal ini lebih baik dibandingkan dengan anak yang tidak terlalu banyak berinteraksi dengan anjing mereka.

Dalam penelitian ini, tim merekrut sekira 100 keluarga pemilik hewan peliharaan. Lalu, mereka menganalisis anak-anak berusia antara 7-12 tahun.

Studi lain yang dipublikasikan di jurnal Animal menunjukkan, seekor anjing keluarga dapat membantu meningkatkan aktivitas fisik anak-anak penyandang disabilitas.

Dalam penelitian tersebut, para periset menemukan, anjing keluarga menghasilkan berbagai perbaikan terhadap anak laki-laki berusia 10 tahun dengan kondisi cerebral palsy (kelainan bawaan gerakan, otot atau postur tubuh). Hal ini termasuk aktivitas fisik dan motorik, keterampilan, kualitas hidup dan kesehatan emosional, sosial serta fisik.

"Temuan awal ini menunjukkan bahwa kita dapat memperbaiki kualitas hidup anak-anak penyadang disabilitas, dan kita bisa membuat mereka lebih aktif," kata Megan MacDonald, Asisten Profesor di Oregon State University.

"Sangat asyik melihat hubungan antara anak dan anjing berkembang dari waktu ke waktu. Mereka mengembangkan kemitraan dan aktivitas menjadi lebih menyenangkan dan menantang bagi anak itu," tutupnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini