Image

Iyuh, Wanita Ini Temukan Benda Mirip Gurita dalam Minuman Kemasan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 16 Mei 2017, 05:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 15 298 1691444 iyuh-wanita-ini-temukan-benda-mirip-gurita-dalam-minuman-kemasan-YnfTYTBaCb.jpg Benda mirip gurita dalam minuman kemasan (Foto:Foodbeast)

SAAT ini, makanan kemasan memang menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin melakukan berbagai hal secara praktis. Selain itu, banyak yang menganggap bahwa makanan kemasan juga sangat aman dikonsumsi karena setiap prosesnya menggunakan alat dan teknologi terbaru.

Asumsi tersebut baru saja dipatahkan oleh seorang wanita bernama Barbara Kline. Beberapa waktu lalu, Barbara mengalami kejadian yang sangat mengejutkan saat sedang mengonsumsi coconut water yang baru saja dibelinya.

Berdasarkan laporan New York Post, saat itu Kline terheran dengan rasa Vita Coco yang ia minum. Awalnya Kline percaya bahwa ia memilih variasi minuman terbaru, namun ia mulai merasa ada keganjalan ketika menyadari warna minuman terlihat aneh.

Tanpa pikir panjang, Kline kemudian membuang sisa air minuman ke dalam saluran pembuangan. Ia pun terkejut ketika mendengar suara berdenting yang keluar dari dalam karton.

 

Suara tersebut ternyata berasal dari benda aneh yang tampak seperti tentakel gurita. Benda ini memiliki warna kuning kehitaman dan mengeluarkan aroma busuk yang sangat tajam.

"Aku masih tidak bisa mempercayai hal ini. Ini sangat menjijikkan. Aku tidak akan pernah lagi meminum minuman ini. Benda itu betul-betul seperti potongan gurita! Melihatnya saja membuat aku mual," tulis Kline pada status Facebooknya.

Dilansir dari Food Beast, Selasa (16/5/2017), Kline juga mengklaim bahwa beberapa waktu yang lalu, ia mengalami gejala muntah-muntah dan diare setelah mengonsumsi minuman tersebut.

Melihat hal tersebut, pihak Vita Coco menawarkan diri untuk meneliti lebih lanjut kejadian langka ini. Namun Kline menolaknya secara mentah. Ia menganggap bahwa benda itu menjadi satu-satunya barang bukti yang bisa ia gunakan untuk menuntut pihak perusahaan.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini