nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kawasan Tanpa Rokok Bantu Kurangi Kebiasaan Buruk Merokok

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 15 Mei 2017 13:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 05 15 481 1691218 kawasan-tanpa-rokok-bantu-kurangi-kebiasaan-buruk-merokok-JJccLZtMBu.jpg Ilustrasi (Foto: Boldsky)

KAWASAN Tanpa Rokok (KTR) dianggap dapat mengurangi kebiasaan merokok di ruang publik. Karena itu, Menteri Kesehatan RI Prof Nila F Moeloek menghimbau agar kawasan bebas rokok itu semakin diperbanyak.

Menkes Nila mengatakan, kawasan bebas rokok yang kini tersebar di 245 kabupaten/kota dapat mempersempit ruang seseorang untuk kembali merokok. Keberhasilan ini bisa mengurangi beban penyakit akibat merokok di Indonesia.

"Adanya Kawasan Tanpa Rokok ini sudah bagus, lokasinya di mana-mana. Sudah kita lihat sekarang kalau naik pesawat, orang tidak boleh merokok. Berbeda dengan dulu, perokok berebut tempat duduk paling belakang supaya bisa merokok," katanya dalam sambutan Gelaran The 4th Indonesian Conference on Tobacco or Health (ICTOH) di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (15/5/2017).

Menkes Nila menambahkan, masih ada banyak kawasan bebas rokok yang masih berjalan. Seperti contoh di semua rumah sakit, sekolah, taman kota, dan lainnya.

"Saya setuju, kawasan bebas asap rokok ini sudah banyak dibuat dan harapannya bisa ditambah jumlahnya,"paparnya.

Mengingat itu, para perokok kini jumlahnya meningkat dan merajalela. Kebiasaan buruk ini juga mengancam sekira 235 juta jiwa di Indonesia.

Beban penyakit tidak menular jumlahnya pun semakin meningkat akibat dampak dari rokok. Untuk memperbanyak lingkungan bebas rokok itu butuh kerjasama banyak pihak yang sangat didorong pemerintah.

"Memperbanyak tempat ini masih butuh kerja keras. Kita harus edukasi hidup sehat dan pemerintah kabupaten/kota juga harus mewujudkan banyak Kawasan Tanpa Rokok,"pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini