Image

Keseringan Keramas Bikin Rambut Rontok, Mitos atau Fakta?

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Kamis 18 Mei 2017, 20:03 WIB
https img k.okeinfo.net content 2017 05 18 194 1694203 keseringan keramas bikin rambut rontok mitos atau fakta 8PYitd0dfq.jpg Keramas (Foto: Newsnish)

RAMBUT ibarat sebuah mahkota bagi setiap orang, terutama wanita. Wajar jika masalah kerontokan rambut menjadi masalah yang buruk.

Jika sudah begitu, berbagai produk perawatan pun dilakukan untuk mengurangi masalah kerontokan rambut. Namun, tahukah Anda jika terdapat beberapa mitos yang beredar seputar hal tersebut? Berikut ulasannya seperti dilansir Stylecraze, Kamis (18/5/2017).

Mitos 1: Keramas terlalu sering menyebabkan kerontokan rambut

Well, mencuci rambut atau keramas terlalu sering memang berlebihan. Tetapi, hal tersebut tidak menyebabkan masalah kerontokan rambut kok. Justru rambut akan menjadi lebih berminyak dari biasanya lantaran minyak alami yang terdapat pada kulit akan hilang.

Mitos 2: Pewarnaan dan perawatan rambut sebabkan kerontokan rambut

Melakukan pewarnaan dan perawatan rambut tidak menyebabkan masalah kerontokan. Asalkan Anda melakukannya dengan tepat. Untuk pewarnaan, Anda bisa rutin melakukan perawatan rambut khusus rambut berwarna agar terhindar dari masalah.

Mitos 3: Memotong rambut dapat mengatasi masalah kerontokan

Tak ada hubungan khusus memotong rambut bisa membuat rambut menjadi tebal. Pasalnya, rambut menjadi terasa tebal setelah potong rambut lantaran rambut menjadi lebih dekat dengan kulit kepala.

Mitos 4: Rambut rontok menyebabkan kebotakan

Rambut rontok setiap hari merupakan hal yang normal. Asalkan, kerontokan rambut tidak lebih dari 100 helai per hari. Jika sudah lebih dari jumlah tersebut, sebaiknya Anda mulai melakukan konsultasi kepada dokter.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini