Image

Pria yang Bekerja Shift Cenderung Memiliki Masalah Kesuburan

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Jum'at 19 Mei 2017, 16:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 19 481 1695230 pria-yang-bekerja-shift-cenderung-memiliki-masalah-kesuburan-ePL1uur46E.jpg Ilustrasi (Foto: Dailymail)

WAKTU kerja shift diketahui memberi dampak buruk pada pola tidur, waktu makan, dan kemampuan berolahraga para karyawan. Namun, sebuah tinjauan peneilitian menemukan, pola kerja shift memengaruhi dorongan seksual pria.

Kurang tidur juga berkaitan erat pada masalah urinasi dan disfungsi ereksi. Sistem kerja seperti ini dapat menurunkan tingkat testosteron, sehingga menyebabkan produksi air mani berkualitas rendah.

Para peneliti memeriksa 75 pria pekerja shift yang tidak subur, 96 pria infertil lainnya, dan 27 pria subur.

Dua penelitian lainnya menganalisis hampir 2.500 pria. Mereka diminta menjawab kuesioner seputar masalah buang air kecil. Para partisipan juga ditanyai mengenai masalah kebiasaan olahraga, penggunaan tembakau dan alkohol, kondisi medis, serta depresi.

Penulis studi, dr Alex Pastuszak, dari Baylor College of Medicine di Houston, menemukan bahwa banyak partisipan pria mengalami infertilitas. Terutama mereka yang bekerja pada shift malam. Produksi sperma mereka jauh lebih rendah daripada pria yang tidak bekerja dengan sistem shift.

"Kami berpikir, terlalu lama atau sedikit tidur dapat mengubah hormon dan ekspresi gen yang penting dalam produksi sperma," terang Pastuszak.

Sistem kerja shift juga membuat pria berisiko mengalami infertilitas, gangguan tidur, sehingga menyebabkan insomnia dan menimbulkan rasa kantuk yang berlebihan saat beraktivitas. Demikian disadur dari laman Dailymail, Jumat (19/5/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini