Image

Jangan Berikan Nama Palsu untuk Organ Reproduksi si Kecil

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Sabtu 20 Mei 2017, 23:54 WIB
https img k.okeinfo.net content 2017 05 20 196 1696107 jangan berikan nama palsu untuk organ reproduksi si kecil JGldUEncU4.jpg Pola asuh (Foto: Thechampatree)

BANYAK orangtua yang memberikan nama palsu untuk organ reproduksi anak-anak dengan alasan ini adalah hal tabu untuk disebut atau dibicarakan.

Padahal, memberikan nama palsu hanya membuat si kecil menangkap informasi yang salah sampai dia besar. Inisiator Gerakan Hidup Sehat Indonesia, Lidya Bakrie menyarankan orangtua untuk tidak memberikan informasi yang keliru mengenai organ reproduksi pada anak.

Sebab di usia 1 - 7 tahun adalah masa emas untuk pertumbuhan anak-anak. Sehingga pembentukan memori di usia itu sangat baik.

"Memori anak di usia itu bagus dalam menyimpan, belum ada filter. Jangan berikan informasi yang keliru, (organ reproduksi) diganti dengan nama lain yang seolah tidak porno. Gunakan sebutan aslinya, itu akan berguna," jelas Lidya kepada Okezone di Gedung DPP Perindo, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2017).

Hal ini berguna agar anak tidak terjebak dalam eksploitasi dan pelecehan seksual. Selain mengenalkan organ reproduksi dengan nama sebenarnya, ajarkan pula pendidikan seks dengan mengajarkan fungsi organ reproduksi.

Sampaikanlah dengan bahasa dan penjelasan yang sederhana. Jelaskan fungsi organ reproduksi mereka dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya katakan 'Dedek pipisnya melalui alat reproduksi'.

"Kalau untuk anak remaja, bisa disampaikan fungsi yang beda untuk organ reproduksi dan seksual. Kalau masih kecil sampaikan fungsinya untuk pembuangan kotoran, masih sangat sederhana," pungkas Lidya.

(Vien Dimyati)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini