Cegah Kanker Rahim, Jangan Melahirkan Sebelum Usia 21 Tahun

Narjo Usman, Jurnalis · Selasa 23 Mei 2017 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 23 481 1698042 cegah-kanker-rahim-jangan-melahirkan-sebelum-usia-21-tahun-7JvdzCJGKQ.jpg Ilustrasi (Foto: Foxnews)

BADAN Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), mengimbau kaum wanita agar menunda menikah dan melahirkan sebelum genap usia 21 tahun.

Kepala BKKBN Pusat, Surya Chandra Surapaty, menuturkan usia wanita yang ideal untuk menikah dan memiliki anak yakni 21 tahun. Pada usia tersebut wanitai dinilai sangat siap berkeluarga.

"Bagi wanita yang usianya belum mencapai 21 tahun agar jangan dulu melahirkan, karena 21 tahun usia yang ideal atau dewasa," kata Surya kepada Okezone, Senin 22 Mei 2017.

Menurutnya hasil penelitian membuktikan pengidap kanker rahim yang menimpa kaum perempuan di Indonesia disebabkan berhubungan seks sebelum usia 21 tahun.

"Penyebabnya kanker rahim ini rata-rata karena berhubungan seks sebelum usia 21 tahun karena sel-se reproduksi wanitanya belum matang, jangan dulu menikah sebelum usia 21 tahun, cari kegiatan lain," terangnya.

Selain itu, usia wanita sudah 35 tahun juga dianjurkan BKKBN agar stop melahirkan karena banyak resiko. Sedangkan jarak minimal melahirkan idealnya antara 3-5 tahun agar anak benar-benar tumbuh sehat, cerdas dan kuat.

"Kewajiban ibu untuk memberikan ASI pada anak sampai anak usia 2 tahun supaya anak tumbuh sehat, cerdas dan kuat," terangnya.

Surya mengatakan, untuk membentuk suatu keluarga (rumah tangga) harusnya direncanakan dengan matang oleh kedua calon suami dan istri. Baik siap dalam segi batin maupun rohaninya.

"Keluarga harus direncanakan, menikahlah karena rencana jangan karena bencana atau terpaksa," tuturnya.

Keluarga yang ideal yakni memiliki dua anak cukup, tidak perlu terlalu banyak. Karena di jaman serba teknologi seperti sekarang, lebih dibutuhkan manusia yang berkualitas.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini