nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bentuk Stimulasi Multisensori yang Bisa Diterapkan pada Bayi Baru Lahir

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 25 Mei 2017 17:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 05 25 481 1699700 bentuk-stimulasi-multisensori-yang-bisa-diterapkan-pada-bayi-baru-lahir-8iV2jmQSiZ.jpg Ilustrasi (Foto: Regapo)

MOMS, siapa bilang bayi baru lahir tidak mampu mengenali lingkungan sekitar secara langsung. Anda bisa merangsangnya dengan berbagai cara.

Bentuk multisensorinya yang bisa diterapkan pun banyak macamnya. Berikut ulasannya, sesuai paparan Spesialis Anak dr Bernie Endiarini Medise, yang dirangkum Okezone:

Stimulasi visual

Ajak bayi melakukan kontak mata saat dia tidak tertidur. Bayi akan melihat lebih lama saat dia ditanggapi. Sebaliknya, jika ibu cenderung tidak responsif, bayi akan menunjukkan raut wajah cemberut.

Penciuman

Iniasiasi Menyusui Dini (IMD) ternyata bisa membantu merangsang indera penciuman bayi baru lahir. Bagaimana tidak, saat bayi lahir langsung diletakkan di perut ibunya untuk mencari puting.

"Bayi akan mencari puting karena bau kolostrum ASI ibunya, berarti penciuman sudah terbentuk,"kata dr Bernie, saat ditemui di Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan, Rabu 24 Mei 2017.

Tidak cuma itu Moms, bau wangi dari benda-benda toiletries seperti sabunnya, juga membangkitkan mood. Bayi akan merasa lebih rileks dan cenderung suka tersenyum.

Bahkan penelitian membuktikan, ada hormon kortisol dilihat dari saliva atau kelenjar ludah bayi. Ketika kadar hormonnya lebih rendah, bayi akan merasa sangat rileks sepanjang hari.

Indera pendengaran

Lagu pengiring tidur yang dinyanyikan orangtua dapat meningkatkan kualitas tidur bayi. Bayi akan merasa tidurnya lebih nyenyak dan tenang. Tak hanya itu, Anda juga bisa mengajaknya berbicara dengan rutin, meski dia belum bisa menjawab langsung dengan kalimat.

Indra pengecap

Sebelum tujuh bulan, bayi menggunakan mulutnya daripada bagian tubuh lainnya. Bagian mulutnya memiliki pusat saraf per

square milimeter. Meski demikian, indera pengecap bayi baru lahir tetap sangat sensitif seperti yang lain.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini