Doyan Makan Cokelat Menurunkan Risiko Gangguan Irama Jantung

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Jum'at 26 Mei 2017 09:44 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 26 481 1700169 doyan-makan-cokelat-menurunkan-risiko-gangguan-irama-jantung-aUuXsfzZUh.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

SIAPA yang tidak suka makan cokelat, terlebih ada kabar baik baru mengenai manfaatnya. Studi baru menemukan bahwa mengonsumsi cokelat secara teratur dapat membantu menurunkan risiko gangguan irama jantung.

Detak jantung tidak teratur adalah kondisi yang mempengaruhi lebih dari 33 juta orang di seluruh dunia. Jika diumpamakan, 1 dari 4 orang dewasa cenderung mengembangkan gangguan irama jantung pada titik tertentu selama masa hidupnya.

Para ilmuwan dari Harvard School of Public Health di Amerika Serikat, ingin mengetahui apakah konsumsi cokelat berhubungan dengan risiko gangguan irama jantung yang lebih rendah. Periset mengumpulkan data dari 55.502 (26.400 pria dan 29.100 wanita) peserta berusia antara 50-64 tahun.

Peserta telah memberikan informasi tentang konsumsi cokelat mingguan mereka dengan satu porsi tergolong 30 gram. Informasi tentang faktor risiko penyakit jantung, diet dan gaya hidup diperoleh saat peserta direkrut untuk belajar.

Kesehatan mereka kemudian dianalisis dengan menggunakan episode perawatan di rumah sakit. Selama periode pemantauan, rata-rata 13,5 tahun, 3.346 kasus baru gangguan irama jantung terdiagnosis.

Setelah memperhitungkan faktor lain yang terkait dengan penyakit jantung, tingkat gangguan irama jantung yang baru didiagnosis adalah 10 persen lebih rendah. Hal tersebut untuk 1-3 porsi cokelat dalam sebulan dibandingkan dengan kurang dari 1 porsi sebulan.

Perbedaan risiko gangguan irama jantung ini juga terlihat pada tingkat konsumsi lainnya, yakni 17 persen lebih rendah untuk 1 porsi mingguan cokelat, 20 persen lebih rendah untuk 2-6 porsi mingguan cokelat, dan 14 persen lebih rendah untuk 1 porsi harian atau lebih.

Ketika data dianalisis berdasarkan jenis kelamin, kasus gangguan irama jantung lebih rendah di antara wanita daripada di antara laki-laki terlepas dari asupan cokelat. Namun, hubungan antara asupan cokelat tinggi dan risiko masalah jantung yang lebih rendah tetap ada, bahkan setelah memperhitungkan faktor-faktor yang berpotensi mempengaruhi.

Hubungan terkuat pada wanita adalah 1 porsi mingguan cokelat (21 persen lebih rendah risiko gangguan irama jantung). Sedangkan, pada pria adalah 2-6 porsi mingguan cokelat (23 persen lebih rendah risikonya terkena gangguan irama jantung. Dikutip dari Zeenews, Jumat (26/5/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini