nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada Bunda! Preeklampsia Meningkatkan Risiko Terkena Stroke Setelah Persalinan

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 29 Mei 2017 09:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 05 29 481 1701970 waspada-bunda-preeklampsia-meningkatkan-risiko-terkena-stroke-setelah-persalinan-odZGk2BKqo.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

KEHAMILAN merupakan salah satu titik penting dalam kehidupan setiap wanita. Namun seringkali hadir dengan rangkaian masalah kesehatan, termasuk kondisi serius jika tidak ditangani segera.

Salah satu masalah tersebut adalah preeklampsia, komplikasi kehamilan yang berpotensi berbahaya, di mana kondisi ini ditandai dengan tekanan darah tinggi. Preeklampsia biasanya terjadi setelah 20 minggu kehamilan pada wanita yang tekanan darahnya normal.

Hal ini dapat menyebabkan komplikasi serius, bahkan fatal bagi ibu dan bayi. Dengan kondisi yang mengisyaratkan sekira 3 sampai 8 persen dari wanita hamil, para periset mengatakan bahwa preeklampsia menempatkan 1 dari 10 ibu yang hamil dengan risiko 6 kali menderita stroke selama atau setelah melahirkan.

Studi tersebut menunjukkan, kondisi tertentu seperti hipertensi kronis, gangguan perdarahan atau infeksi saluran kemih dapat meningkatkan risiko stroke pada wanita dengan preeklampsia. Stroke terkait kehamilan terjadi hingga 6 kali lebih sering pada wanita dengan preeklampsia dibandingkan dengan wanita hamil secara keseluruhan.

"Wanita dengan preeklampsia yang mengalami hipertensi kronis, gangguan perdarahan atau penggumpalan darah atau infeksi-terutama infeksi saluran kemih-tampaknya berisiko terkena stroke secara signifikan," kata penulis utama penelitian, Eliza C. Miller, mahasiswa postdoctoral di Columbia University Amerika Serikat yang dikutip Zeenews, Senin (29/5/2017).

Infeksi menyebabkan peradangan yang diketahui berperan besar dalam memicu stroke, terutama pada kalangan muda. Preeklampsia sendiri merupakan gangguan inflamasi. Infeksi mungkin adalah apa yang mendorong beberapa wanita ni melewati batas, para peneliti menjelaskan.

Untuk penelitian dalam journal Stroke ini, tim menganalisis catatan kesehatan dari 197 wanita yang memiliki stroke terkait preeklampsia, dan 591 wanita dengan preeklampsia yang tidaik mengalami stroke. Kasus stroke pada wanita dengan preeklampsia adalah lebih dari 200 per 100.000 persalinan. Selain itu, lebih dari 1 dari 10 wanita dalam penelitian yang mengalami stroke terkait dengan preeklampsia meninggal di rumah sakit.

"Penting untuk dicatat bahwa risiko stroke pada wanita dengan preeklampsia tidak berakhir setelah persalinan. Hampir dua pertiga stroke terkait preeklampsia terjadi setelah persalinan, ketika ibu telah pulang," papar Miller.

"Biasa mereka mengalami gejala neurologis, seperti sakit kepala parah, sangat serius, terutama selama masa postpartum," pungkas Miller.

(hel)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini