Diet Okinawa, Rahasia Panjang Umur Orang Jepang

Maria Amanda Inkiriwang, Jurnalis · Selasa 30 Mei 2017 21:15 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 30 481 1703391 diet-okinawa-rahasia-panjang-umur-orang-jepang-HLzIpWDNxL.jpg Ilustrasi (Foto: Nationalgeographic)

SEMAKIN usia bertambah, semakin Anda perlu bijaksana memilah dan memilih berbagai jenis makanan. Salah satunya dengan pembatasan makanan yang mengandung kalori tinggi. Asupan yang Anda konsumsi, merupakan rahasia panjang umur Anda lho!

Dr dr Siti Setiati SpPD-Kger, selaku Ketua Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia mengungkapkan, dalam sebuah penelitian mengenai restriksi kalori pada hewan, terbukti secara positif memperlambat proses dan penyakit terkait penuaan. Salah satu bentuk diet resktriksi kalori yang dilakukan oleh sebagian masyarakat Jepang adalah Diet Okinawa. Bisa dikatakan, ini rahasia diet panjang umur orang Jepang.

"Okinawa, ini satu daerah di Jepang ini the secret of long life. Orang-orang di sana umurnya 100 tahunan dan sehat. Apa kata kuncinya? Makan enggak banyak, tinggi exercise, banyak makan ikan," jelas wanita yang disapa akrab dr Ati di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 29 Mei 2017.

Dr Ati menyebutkan 10 panduan Diet Okinawa yang bisa Anda lakukan:

1. Rendah kalori

2. Tinggi sayuran

3. Banyak kacang-kacangan

4. Konsumsi sedang produk ikan

5. Kurangi produk daging

6. Kurangi produk susu

7. Kurangi lemak

8. Rendah karbohidrat

9. Tinggi serat

10. Konsumsi alkohol sedang

Ia mengatakan, Diet Okinawa sudah terbukti menunjukkan bahwa orang-orang Okinawa panjang umur.

Salah satu dalang gaya hidup tidak sehat di era modern ini adalah kurangnya aktivitas fisik. Sebetulnya aktivitas fisik bisa dilakukan sebentar saja untuk menunjang kebugaran tubuh Anda.

"Aktivitas fisik bisa menurunkan risiko penyakit. Cukup 30 menit, lima hari, dalam seminggu. Tidak susah, tapi susah dikerjakan," terangnya.

Untuk para lansia, dr Ati merekomendasikan aktivitas fisik, seperti jalan kaki dan berenang. Sebaiknya olahraga ini digiatkan semasa muda, hingga pada masa lansia Anda masih sanggup melakukan aktivitas fisik lainnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini