nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BACKPACKER DIARY: Menjamah Air Terjun Tersembunyi Tukad Cepung di Bali

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 08 Juni 2017 13:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 06 08 406 1710744 backpacker-diary-menjamah-air-terjun-tersembunyi-tukad-cepung-di-bali-VXCc2YrCx4.JPG Tukad Cepung, Bali (foto: Instagram/@erik.sutrisna_)

DERAS air terjun yang turun terhempas dari atas membuat dada bergemetar. Dengan menggunakan mobil untuk menuju ke sebuah air terjun tersembunyi, Backpacker Tampan bersama Arian Jayani dan keempat temannya yang lain berangkat dari penginapan.

Perjalanan mereka dimulai dari jalan beraspal dan bertemu dengan masyarakat yang tengah bersiap-siap menjalankan sebuah ritual keagamaan hindu hingga sampai pada jalan setapak yang kiri dan kanannya merupakan perkebunan. Setelah melewati jalan setepak, mereka berenam menempuh jalan menurun dengan menuruni tangga, pemandangan di sekeliling mereka merupakan hutan.

Keseruan terjadi karena tingkah Arian yang salah menyebut hutan justru "hutang". Arian yang masih suka mencampur bahasa Indonesia dengan Inggris dalam pembicaraannya pun spontan ditertawakan teman-temannya.

Sepanjang perjalanan yang mereka tempuh hutan selalu terlihat. Ini berarti air terjun memang berada tersembunyi. Perjalanan yang dilakukan dengan berjalan kaki untuk menuju air terjun yang semula dikira hanya selama 15 menit, ternyata sampai 30 menit lebih.

Waterfalls are always a good idea #travel #explore #exploring #waterfall #caves #jungle

Sebuah kiriman dibagikan oleh Arian Jayani (@arianjayani) pada Mei 2, 2017 pada 7:51 PDT

Arian merasa sangat tertarik dengan air terjun yang akan dilihatnya. Melihat sungai yang airnya jernih, membuat perjalanan menuju air terjun semakin menarik dan membuat penasaran.

Jalan setampak kembali harus mereka lalui setelah ditemani aliran sungai kecil yang jernih di sepanjang jalan. Hutan pun kembali berada di sisi kanan dan kiri. Seiring lamanya perjalanan, keadaan lingkungan menuju air terjun semakin alami karena belum dibangun fasilitas jalan beraspal untuk wisatawan. Sehingga jalan yang licin, curam dengan batu besar harus dilalui dengan hati-hati.

Alam sekitar air terjun begitu menyihir mata. Lumut-lumut berwarna hijau yang menyelimuti bebatuan besar menyegarkan pandangan. Sampai akhirnya mereka harus melewati tumpukan batu besar seperti goa dengan sungai kecil mengalir di dalamnya. Air terjun Tukad Cepung kian membuat penasaran keberadaannya.

Setibanya di air terjun, Arian begitu senang dan histeris karena keindahan alam dan air terjun. Air terjun Tukad Cepung berada di antara tebing yang sangat tinggi. Sehingga membuat air seakan-akan turun dari atas langit. Cahaya matahari yang menyinari air terjun membuatnya semakin terlihat istimewa, ditambah lumur-lumut yang tumbuh disekitarnya membuat air terjun tampak begitu menawan hati.

Penasaran dengan Air Terjun Tukad Cepung? Anda bisa melancongi air terjun tersembunyi ini yang berada di Jalan Tembuku, Dusun Penida Kelod, Tembuku, Bangli, Bali. Datanglah bersama teman-teman dan rasakan sensasi menemukan air terjun tersembunyi yang dihimpit tebing, seperti menemukan harta karun di Provinsi yang dipimpin I Made Mangku Pastika dan I Ketut Sudikerta.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini