Makanan yang Anda Konsumsi Pengaruhi Kesehatan Mental

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 08 Juni 2017 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 08 481 1711137 makanan-yang-anda-konsumsi-pengaruhi-kesehatan-mental-PiauwJmFco.jpg Ilustrasi (Foto: Mirror)

DI Inggris, kira-kira satu dari empat orang mengalami masalah kesehatan mental setiap tahunnya. Ternyata salah satu cara untuk mengatasi masalah kesehatan mental adalah makanan. Artikel dalam jurnal Lancet di tahun 2015 menyatakan bahwa nutrisi mungkin sama pentingnya dengan kesehatan mental seperti pada kardiologi, endokrinologi dan gastroenterologi.

Ditambah lagi, penelitian Australia menunjukkan bahwa diet Mediterania yang dimodifikasi secara signifikan membantu banyak pasien yang mengalami depresi berat dalam waktu 12 minggu. Sayangnya, hal itu belum diterapkan pada perawatan pasien rutin dan kebanyakan dokter masih belum mendiskusikan tentang makanan kepada pasien kesehatan mental mereka.

Banyak dari kita mungkin tidak berpikir bagaimana makanan bisa berdampak pada kesehatan mental. Kebanyakan kita hanya ingin segera melahap makanan yang kita lihat dan rasa enak. Saat merasa sedikit lelah atau stres, kita sering meraih camilan manis untuk membantu menaikkan mood dalam jangka waktu singkat. Namun hal itu bisa berdampak buruk terhadap kesehatan mental jika dilakukan dalam jangka waktu panjang.

Makanan yang Anda makan secara harfiah "mengejutkan" tubuh Anda. Anda harus memperhatikan betul asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh agar bisa berdampak baik bagi kesehatan mental. Dengan mengonsumsi makanan yang sesuai dengan kebutuhan, tubuh menjadi lebih berenergi sehingga Anda bisa melakukan tindakan-tindakan yang positif.

Mungkin memang ada faktor lain yang memengaruhi masalah kesehatan mental Anda selain makanan, seperti trauma emosional dan stress. Namun tetap saja kita tidak boleh meremehkan kekuatan dari pola makan sehat. Berikut adalam empat tips yang bisa Anda ikuti untuk menjaga kesehatan mental, seperti yang dilansir dari BBC News, Kamis, (8/6/2017)

1. Kurangi gula dan makanan olahan

Semua makanan yang mengandung gula atau bahkan makanan olahan seperti sereal menyebabkan gula darah meningkat dengan cepat. Lalu dua hingga tiga jam kemudian kadar gula akan turun. Pada titik ini, Anda bukan hanya merasa lapar, tetapi juga mudah marah. Kadar gula darah rendah dapat menyebabkan kenaikan hormon stres, kortisol, dan adrenalin pada tubuh yang memiliki dampak negatif untuk mood Anda.

2. Tingkatkan asupan lemak Omega-3

Omega 3 adalah nutrisi penting untuk memperlancar fungsi otak dan dapat melindungi pikiran dari kecemasan serta gangguan kejiwaan lainnya. Makanan yang tinggi lemak Omega-3 seperti ikan berlemak, daging, biji-bijian, dan sayuran berdaun bagus untuk menjaga kesehatan mental Anda.

3. Konsumsi triptofan

Lebih banyak mengonsumsi makanan yang triptofan seperti daging ayam, biji-bijian, dan kenari juga bisa menjaga kesehatan mental. Konsumsilah makanan-makanan itu bersama sumber karbohidrat sehat seperti ubi jalar yang bisa membantu mengangkut lebih banyak triptofan ke dalam darah Anda.Triptofan adalah asam amino yang diubah tubuh menjadi serotonin, neurotransmitter yang membuat Anda merasa lebih baik.

4. Beri makan usus

Diperkirakan ada banyak populasi serangga di usus yang bisa memberi pengaruh signifikan pada suasana hati Anda. Serat prebiotik yang terkandung dalam sayuran membantu serangga usus Anda berkembang biak, sehingga cara terbaik untuk mempertahankan populasi serangga di usus dengan meningkatkan asupan sayuran, serta makanan fermentasi seperti asinan kubis. Pilihan terbaik adalah daun bawang, bawang merah, bawang putih, dan sayuran seperti brokoli atau kembang kol.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini