Awas, Keringat Sumber Penyakit Infeksi Menular!

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 09 Juni 2017 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 09 481 1711646 awas-keringat-sumber-penyakit-infeksi-menular-JYzeCUeUhC.jpg Ilustrasi (Foto: Medicalnewstoday)

CUACA yang panas akan membuat seseorang berkeringat. Awas, sumber penyakit menular bisa menghinggapi Anda dan ujungnya mengganggu aktivitas.

Anda tentunya akan berhadapan dengan banyak orang di ruang publik. Benda-benda di ruang publik pun bisa menjadi sumber penularan.

Apalagi kalau Anda menemukan orang-orang dengan banyak keringat di luar ruangan. Karena itu, Anda harus menghindari agar tidak tertular risiko penyakit.

Dilansir Timesofindia, Jumat (9/6/2017), berikut adalah lima penyakit infeksi yang bisa ditularkan lewat keringat. Simak ulasannya agar Anda dapt menjauhi risikonya.

MRSA

Methicillin Resistent Staphylococcus Aureus merupakan infeksi dari serangga yang lama diobati. Di kulit dapat menimbulamn luka dan bisul. Tak cukup itu, Anda juga dapat mengalami komplikasi infeksi aliran darah, paru-paru dan saluran kemih. Maka sebaiknya jangan kontak langsung dengan pasiennya, apalagi jika imunitas menurun.

Virus Hepatitis B

Meski masih diperdebatkan, penelitian telah mengungkapkan bahwa virus Hepatitis B dapat ditularkan melalui keringat seseorang. Diyakini virusnya didapat dari luka terbuka dan selaput lendir. Tapi beberapa studi lain ditemukan, virus Hepatitis B dapat menginfeksi tubuh dari paparan keringat.

Flu

Jangan salah, virus flu tidak hanya menular dari bersin atau air liur saja. Keringat juga dapat menularkan virus flu atau menjadi pembawa virus. Dengan mudahnya, virus mengintai Anda sehingga harus dihindari.

Impetigo

Impetigo adalah infeksi kulit yang sangat menular melalui kontak fisik, seperti melalui kulit yang terinfeksi. Hal ini sangat umum terjadi pada anak-anak. Bisa menyebabkan plak, lecet atau bercak merah pada kulit. Penyakit ini juga disebabkan oleh Staphylococcus aureus.

Herpes

Virus herpes juga dapat mengintai diri Anda lewat keringat. Beberapa penelitian menunjukkan, seseorang yang kontak kulit ke kulit dapat menularkan HSV-1 dan HSV-2. Patologi lain juga menyebutkan, virus dapat menyebar saat mengalami gesekan yang berkelanjutkan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini