Awas! Ini Dampak Buruk Ibu dan Bayi Tidur Bersama

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 09 Juni 2017 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 09 481 1712179 awas-ini-dampak-buruk-ibu-dan-bayi-tidur-bersama-M3ZQARFe7s.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

SEORANG ibu baru pasti tidak tega meninggalkan bayi baru lahir tidur sendirian. Segera lakukan itu Moms, manfaatnya bisa mencegah sindrom kematian mendadak pada bayi.

Peneliti dari Amerika Serikat mengungkapkan, jika orangtua dan bayi tidur satu kamar dirasa tidak aman. Ibunya akan memberikan selimut, bantal dan benda lain yang membahayakan si kecil.

Kebiasaan tersebut, menurut peneliti, meningkatkan kemungkinan sindrom kematian bayi mendadak. Tak hanya itu, bayi juga memiliki kualitas tidur yang tidak baik.

"Tidur seorang bayi harus berkualitas. Jika tidak, kelak menyebabkan obesitas," terang Ian Paul, Profesor Pediatri di Penn State College of Medicine, Pennsylvania, Amerika Serikat, dikutip Zeenews, Jumat (9/6/2017).

Dalam studi ini, melibatkan 279 ibu yang baru saja melahirkan di Penn State Health Milton S Hershey Medical Center, serta bayi mereka.

Berdasarkan studi, pada empat bulan pertama, bayi yang tidur di kamarnya sendirian, rata-rat bisa tidur hingga 45 menit. Dibandingkan mereka yang tidur bersama ibunya, hanya sekira 40 menit.

"Temuan kami menunjukkan, hasil tidur yang kurang baik dan praktik tidur yang lebih aman mempertimbangkan kesehatan bayi," kata Paul.

Jadi, jika Anda dan bayi saat ini masih tidur bersama segera pisah. Karena dampaknya tidak baik untuk bayi di kemudian hari.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini