Sering Merasa Lelah, Waspadai 8 Kondisi Ini!

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 10 Juni 2017 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 10 481 1712646 sering-merasa-lelah-waspadai-8-kondisi-ini-iU1u6zPLFP.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

JANGAN anggap sepele jika Anda tiba-tiba merasakan kelelahan. Itu bisa saja terjadi bukan hanya karena Anda melakukan banyak aktivitas.

Ada beberapa alasan mengapa Anda merasa kelelahan. Simak ulasan yang dilansir dari Huffingtonpost, Sabtu (10/6/2017)

1. Kurang tidur

Penyebab utama Anda merasa kelelahan mungkin karena waktu tidur yang kurang. Namun, tidur bukan hanya tentang istirahat. Saat tidur, terjadi beberapa pertumbuhan hormon. Pertumbuhan hormon bisa menyebabkan kelelahan, penurunan kekuatan dan stamina, serta gejala depresi. Karena hormon pertumbuhan disekresikan terutama saat tidur, buatlah tujuh setengah jam atau delapan jam waktu tidur memiliki kualitas yang tinggi untuk meningkatkan energi.

2. Terlalu banyak makan makanan tidak bergizi

Makanan yang mengandung gula memang biasa dikonsumsi untuk meningkatkan energi. Namun apabila dikonsumsi dalam jangka panjang malah membawa efek negatif yaitu membuat kinerja menjadi lamban. Penelitian menunjukkan bahwa makanan cepat saji juga menyebabkan tubuh merasa lelah.

3. Kurang minum air putih

Banyak orang tidak menyadari mereka mengalami kelelahan karena mengalami dehidrasi. Segelas air mungkin bisa menjadi suntikan energi. Minumlah air sesuai kebutuhan untuk menjaga kelembaban pada mulut.

4. Kurang vitamin B

Vitamin B dibutuhkan untuk mengubah glukosa menjadi energi. Kita bisa mendapatkan vitamin B dalam bentuk cairan atau pil. Tapi 99%, vitamin B tidak cukup dari makanan yang kita konsumsi. Cobalah mengonsumsi vitamin B di pagi dan sore hari. Hal itu akan menjaga tingkat energi tubuh tetap stabil dan membuat Anda bersemangat. Anda juga perlu memeriksa kadar vitamin B12 dan D yang dimiliki oleh tubuh.

5. Terkena infeksi

Infeksi dan pembengkakan bisa menjadi alasan tingkat energi Anda berkurang. Anda bisa memonitor tubuh Anda sehingga infeksi dan pembengkakan tidak berlangsung dalam waktu lama.

6. Perlu banyak gerak

Saat Anda bergerak, oksida nitrat dilepaskan dari lapisan arteri sehingga darah bergerak lebih bebas menuju pembuluh darah. Hal itu membantu mendapatkan lebih banyak nutrisi ke sel Anda. Tubuh Anda merespons tindakan Anda. Sehingga ketika Anda melakukan banyak gerakan, Anda akan lebih berenergi.

7. Hormon terganggu

Hormon memang memengaruhi energi yang ada pada tubuh. Sebagai contoh, bila Anda merasa lapar, Anda mungkin akan merasa cepat tersinggung. Untuk mengatasi hal ini, Anda harus segera mengisi perut agar mood Anda kembali seperti semula. Selain itu, mengisi perut yang kosong juga bisa mengembalikan energi yang hilang.

8. Resisten terhadap insulin.

Resistensi insulin membuat tubuh sulit mendapatkan gula sehingga bahan bakar untuk membuat energi menjadi berkurang. Mengenai hal ini, Anda harus segera berkonsultasi ke dokter.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini