JULIA PEREZ MENINGGAL: Virus HPV Itu Ramah, tapi Mematikan!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 11 Juni 2017 21:36 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 11 481 1713366 julia-perez-meninggal-virus-hpv-itu-ramah-tapi-mematikan-XbPzM2aBxf.jpg Ilustrasi wanita sakit (Foto: Sharecare)

KANKER serviks bisa disebabkan penyebaran virus HPV di dalam tubuh. Begitu juga yang dialami artis dan penyanyi Julia Perez, virus tersebut yang akhirnya membuat dirinya harus melawan kanker serviks selama kurang lebih 3 tahun. Sampai akhirnya kematian mengakhiri semua.

Tapi, bila bicara mengenai HPV, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Prof dr Andrijono SpOG (K) menjelaskan, tidak ada gejala sedikit pun yang dirasakan pasien yang terkena virus itu. Kondisi tubuh pasien baik-baik saja, tak ada luka parah yang keluar, atau terjadinya kerusakan alat kelamin. ’’Itu kenapa banyak orang yang bilang virus HPV itu silent virus yang ramah tapi mematikan,’’ ucapnya saat dihubungi Okezone, Minggu (11/6/2017).

Karena virus HPV terbilang virus ramah, itu juga yang membuat repot setiap orang. Sebab, tanpa adanya gejala yang bisa langsung dirasakan, bisa saja Anda atau pasangan Anda mengidap virus tersebut. Berbeda dengan virus influenza yang membuat tubuh Anda menjadi demam.

Pasien yang ternyata memiliki virus HPV di dalam tubuhnya baru bisa terdeteksi bila melakukan skrining atau pemeriksaan tes HPV lebih lanjut. Pemeriksaan ini sudah bisa dilakukan bagi mereka yang akan menikah atau mereka yang melakukan aktivitas seks secara aktif.

Pencegahan dini bisa Anda lakukan dengan melakukan vaksin HPV. Perempuan maupun laki-laki disarankan untuk melakukan vaksin ini agar tubuhnya bisa terhindar dari virus mematikan tersebut. dr Andrijono menyatakan, anak usia 9 sampai 14 tahun paling direkomendasikan mendapatkan vaksi ini. Hal tersebut karena daya tahan dan system imun tubuh di usia itu masih sangat baik. Alhasil, pemberian dosis vaksin pun hanya dua suntikan saja.

Berbeda dengan mereka yang sudah berusia di atas 14 tahun. ’’Dosis vaksin pun menjadi 3 suntikan. Sebab, daya tahan tubuh dan system imunnya sudah tidak sebaik mereka yang masih berusia di bawah 14 tahun,’’ sambungnya. Dia juga menyarankan agar pemerinta bisa menggalakkan pemberian vaksin HPV secara nasional, bukan hanya di Jakarta saja.

Dia melanjutkan, virus HPV ini bila menyerang tubuh Anda, baru akan menumbuhkan kanker dalam tubub 7 sampai 10 tahun setelahnya. Maka dari itu, pencegahan sebelum tumbuhnya kanker menjadi hal yang paling penting. ’’Ini satu-satunya kanker yang bisa dicegah. Maka dari itu, sangat penting bagi Anda untuk melakukan vaksin HPV,’’ tegasnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini